Survei: 92 Persen Warga Indonesia Belum Pernah Bepergian ke Luar Negeri
- 22 Jun 2026 12:55 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- kesenjangan akses perjalanan
- Pew Research Center
- survei global
- warga Indonesia
- perjalanan luar negeri
- mobilitas global
- paspor Indonesia
- wisata internasional
RRI.CO.ID, Singaraja — Sebanyak 92 persen warga Indonesia tercatat belum pernah melakukan perjalanan ke luar negeri. Temuan tersebut terungkap dalam survei global terbaru yang dilakukan oleh Pew Research Center terhadap lebih dari 30.000 responden di 24 negara.
Hasil survei menunjukkan bahwa akses terhadap perjalanan internasional masih sangat berbeda antara negara berkembang dan negara maju. Di sejumlah negara maju, bepergian ke luar negeri telah menjadi bagian umum dari gaya hidup masyarakat. Banyak warga yang bahkan telah mengunjungi beberapa negara sepanjang hidup mereka.
Sebaliknya, mayoritas masyarakat Indonesia belum memiliki pengalaman perjalanan internasional. Kondisi ini mencerminkan masih adanya berbagai tantangan yang membatasi mobilitas global warga, mulai dari faktor ekonomi, biaya transportasi yang relatif tinggi, hingga kepemilikan dokumen perjalanan seperti paspor.
Selain itu, letak geografis Indonesia sebagai negara kepulauan juga turut memengaruhi pola perjalanan masyarakat. Bagi sebagian besar warga, perjalanan antarpulau di dalam negeri masih menjadi pilihan yang lebih realistis dibandingkan melakukan perjalanan ke luar negeri.
Pew Research Center menilai bahwa mobilitas internasional hingga saat ini masih belum dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat dunia. Kesempatan untuk bepergian ke negara lain masih erat kaitannya dengan tingkat pendapatan, akses transportasi, serta kondisi sosial dan ekonomi masing-masing negara.
Temuan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa perjalanan internasional masih merupakan sebuah privilese bagi sebagian masyarakat global. Di tengah meningkatnya konektivitas dunia, masih terdapat kesenjangan yang cukup besar dalam akses masyarakat terhadap pengalaman lintas negara.
Survei ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi berbagai pihak untuk memperluas akses mobilitas masyarakat, baik melalui peningkatan kesejahteraan ekonomi maupun kemudahan layanan perjalanan internasional di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....