Kendala Infrastruktur dan Literasi Jadi Tantangan Implementasi Aku Online
- 24 Feb 2026 22:57 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Di balik kemudahan layanan digital administrasi kependudukan melalui Aku Online, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buleleng masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait literasi masyarakat dan infrastruktur teknologi.
Pranata Komputer Disdukcapil Buleleng, Komang Yudi Eka Prayoga, menjelaskan bahwa sistem Aku Online berbasis web agar dapat diakses lintas perangkat, baik Android maupun iOS, melalui laman resmi Disdukcapil Buleleng.
Melalui sistem ini, masyarakat dapat mengajukan berbagai layanan seperti pembuatan KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, hingga surat pindah secara daring dengan mengunggah persyaratan dalam format PDF.
“Setelah semua berkas lengkap dan diajukan, pemohon akan mendapatkan nomor antrean dan tinggal menunggu proses verifikasi oleh operator. Jika ada kekurangan, sistem akan memberi notifikasi untuk perbaikan,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui sejumlah kendala teknis masih sering terjadi, seperti keterbatasan jaringan internet di beberapa wilayah, kepemilikan smartphone yang belum merata, hingga gangguan server.
“Server aplikasi kami ditempatkan di Kominfo. Ketika terjadi maintenance atau gangguan, maka layanan juga ikut terdampak dan tidak bisa diakses sementara,” ucapnya.
Selain itu, faktor literasi digital masyarakat juga menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi kelompok lansia dan warga yang belum familiar dengan teknologi digital.
Untuk mengatasi hal tersebut, Disdukcapil menggandeng desa dan kelurahan sebagai titik layanan bantuan, sekaligus membuka peluang penggunaan akun untuk membantu orang lain dengan menyertakan surat kuasa.
Di sisi lain, Disdukcapil juga mendorong masyarakat untuk mulai menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang terintegrasi dengan berbagai layanan publik seperti BPJS dan perpajakan.
Dengan berbagai tantangan tersebut, pemerintah berharap kolaborasi antara masyarakat, keluarga, dan aparat desa dapat mempercepat peningkatan literasi digital sekaligus memaksimalkan pemanfaatan layanan Aku Online.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....