Undiksha Tengah Bangun Laboratorium Pendidikan Terpadu

  • 18 Nov 2025 09:35 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) tengah membangun laboratorium pendidikan terpadu berskala besar dengan nilai proyek mencapai Rp 99 miliar. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Undiksha, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes mengatakan pembangunan ini didanai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

"Itu pendanaan dari SBSN. Kalau Undiksha bangun yang besar-besar dengan dana yang kami miliki, nggak mungkin terjadi. Dananya Rp 99 miliar," ucap, Senin (17/11/2025).

Menurut Prof. Rasben, Undiksha sudah dua kali memperoleh pendanaan SBSN. Sebelumnya, pembangunan laboratorium terintegrasi di Fakultas Kedokteran juga menggunakan pendanaan serupa.

Laboratorium pendidikan terpadu ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan riset dan pengembangan di bidang pendidikan. Ia menekankan, keberadaan laboratorium ini sejalan dengan visi Undiksha sebagai kampus berbasis pendidikan yang ingin menjadi center of excellence dalam pengembangan kurikulum dan media pembelajaran.

"Kami ingin punya laboratorium pengembangan kurikulum. Harapannya, kalau ingin mengembangkan kurikulum, datanglah ke Undiksha. Laboratorium ini juga mendukung riset di bidang media pembelajaran berbasis teknologi informasi, termasuk augmented reality (AR), virtual reality (VR), animasi, dan teknologi digital lainnya," ujar Rasben.

Tidak hanya itu, bangunan laboratorium juga akan dilengkapi dengan perpustakaan digital modern yang dirancang sebagai pusat diskusi, literasi, dan akses sumber belajar elektronik. Mahasiswa nantinya dapat mengakses artikel, e-book, dan jurnal ilmiah secara digital, tanpa harus mengandalkan buku fisik.

"Perpustakaan tidak lagi menyimpan buku fisik. Buku fisik sudah sangat sedikit. Yang kita simpan adalah yang digital. Pak Rektor memberikan nama digital library," kata Rasben.

Rasben berharap, dengan tersedianya laboratorium pendidikan terpadu dan digital library, Undiksha dapat meningkatkan kualitas pendidikan, mendukung inovasi pembelajaran, serta menjadi pusat referensi bagi lembaga pendidikan lain di Indonesia.

Pembangunan laboratorium diperkirakan selesai dalam beberapa tahun ke depan dan akan menjadi fasilitas unggulan yang mendukung pengembangan pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....