Wamendiktisaintek Sebut Perguruan Tinggi Harus Berdampak bagi Daerah
- 15 Jun 2026 19:41 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Dr. Fauzan, menegaskan perguruan tinggi harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Kampus tidak hanya berfungsi menghasilkan lulusan dan penelitian, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman pembentukan Konsorsium Perguruan Tinggi Pendidikan Bali di Auditorium Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Senin 15 Juni 2026.
Konsorsium tersebut melibatkan 14 perguruan tinggi negeri dan swasta di Bali yang memiliki program studi kependidikan. Pembentukan konsorsium diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarkampus dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan di Bali.
Fauzan menekankan bahwa hasil riset yang dihasilkan perguruan tinggi harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan tidak berhenti hanya pada tahap pengembangan konsep atau prototipe.
“Perguruan tinggi harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Hasil riset tidak boleh berhenti sebagai prototipe, tetapi harus bisa diimplementasikan dan memberikan manfaat langsung,” ucapnya.
Menurutnya, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh keseriusan dalam membangun sektor pendidikan. Karena itu, perguruan tinggi perlu memperkuat sinergi dan kolaborasi agar berbagai sumber daya, keahlian, serta hasil penelitian yang dimiliki dapat dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat.
Ia menilai Bali memiliki potensi besar melalui keberadaan berbagai perguruan tinggi yang memiliki kompetensi dan sumber daya manusia unggul. Potensi tersebut perlu disatukan agar mampu menghasilkan solusi konkret terhadap berbagai persoalan pendidikan maupun pembangunan daerah.
“Perguruan tinggi memiliki banyak ahli dan potensi besar. Melalui kolaborasi, seluruh potensi tersebut dapat diterjemahkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Inilah esensi Kampus Berdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, menyambut baik terbentuknya Konsorsium Perguruan Tinggi Pendidikan Bali. Menurutnya, kolaborasi antarkampus menjadi langkah strategis untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan yang dihadapi masyarakat Bali.
Lasmawan berharap keberadaan konsorsium mampu mendorong terciptanya sinergi yang lebih kuat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya sehingga berbagai tantangan pendidikan dapat ditangani secara bersama-sama.
Melalui pembentukan konsorsium tersebut, 14 perguruan tinggi di Bali berkomitmen membangun ekosistem pendidikan yang lebih kolaboratif, inovatif, dan berdampak, sekaligus memperkuat peran kampus sebagai agen perubahan dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....