Undiksha Dorong Peningkatan Kualitas Guru Lewat PjBL
- 13 Agt 2025 11:06 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, tim Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) yang diketuai Prof. Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A., melaksanakan kegiatan bertajuk Pengejawantahan Asta Cita: Diskusi Terpumpun dan Pendampingan Penerapan Model Pembelajaran PjBL Berbantuan Reflective Practice di SMAN 1 Sukasada, Senin (11/8/2025).
Kegiatan ini merealisasikan salah satu dari delapan cita Presiden Prabowo, yakni memperkuat sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan. Sebanyak 20 guru dari berbagai mata pelajaran mengikuti dua agenda utama yakni Focus Group Discussion (FGD) dan pendampingan penerapan Project-based Learning (PjBL) berbantuan Reflective Practice.
Pengabdian ini melibatkan empat dosen Undiksha yakni Prof. Dr. I Gede Budasi, M.Ed, Made Hery Santosa, S.Pd., M.Pd., Ph.D, Dr. Putu Ayu Prabawati Sudana, S.Pd., M.Hum dan Luh Gede Eka Wahyuni, S.Pd., M.Pd serta lima mahasiswa dari jenjang S1, S2, dan S3.
FGD bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mengakomodasi keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Guru juga diperkenalkan pada konsep Reflective Practice untuk membiasakan refleksi rutin setelah pembelajaran, sehingga mampu mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan merancang perbaikan berkelanjutan.
“Guru adalah agents of change. Mereka harus terus berkembang agar peserta didik dapat berkembang pula. PjBL dan praktik reflektif adalah salah satu jalannya,” ujar Prof. Ratminingsih.
Kepala SMAN 1 Sukasada, Putu Suardana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi penuh atas pelaksanaan kegiatan. Sekretaris Pusat P2M Undiksha, Dr. I Wayan Muliarta, menegaskan pentingnya sinergi perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Diskusi berlangsung interaktif, diwarnai berbagi pengalaman, latihan refleksi, dan permainan memory experience game. Program akan berlanjut selama tiga minggu ke depan melalui observasi pembelajaran secara luring dan pendampingan daring untuk memastikan penerapan PjBL dan Reflective Practice berjalan optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....