Kementerian P2MI Jajaki Perluasan Pasar Kerja Sektor Agrikultur Jepang
- 17 Sep 2026 10:13 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Kementerian P2MI menjajaki perluasan pasar kerja PMI di sektor agrikultur Jepang melalui pertemuan dengan J.CLAIR Singapura dan perwakilan empat prefektur Jepang pada 15 September 2026.
- Pertemuan membahas potensi kebutuhan tenaga kerja di masing-masing prefektur, kompetensi yang dibutuhkan oleh industri agrikultur Jepang, dan proyeksi kebutuhan tenaga kerja pada masa mendatang.
RRI.CO.ID, Singapura - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menjajaki peluang perluasan pasar kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di sektor agrikultur Jepang melalui pertemuan dengan Japan Council of Local Authorities for International Relations (J.CLAIR) Singapura dan perwakilan empat prefektur Jepang.
Pertemuan yang berlangsung pada Selasa, 15 September 2026 tersebut membahas potensi kebutuhan tenaga kerja di masing-masing prefektur, kompetensi yang dibutuhkan, serta proyeksi kebutuhan tenaga kerja pada masa mendatang.
Wakil Menteri P2MI Christina Aryani mengatakan pemetaan kebutuhan tenaga kerja hingga tingkat prefektur penting dilakukan agar Indonesia dapat menyiapkan calon PMI dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja Jepang.
“Kami ingin mengetahui kebutuhan masing-masing prefektur secara lebih detail, baik dari sektor yang membutuhkan tenaga kerja, kompetensi yang diperlukan, maupun proyeksi kebutuhannya, sehingga kita bisa menyiapkan pekerja migran Indonesia sesuai kebutuhan,” katanya.
Christina mengatakan pendekatan pemetaan kebutuhan tenaga kerja tersebut sejalan dengan Program Direktif Presiden Prabowo Subianto melalui Program SMK Go Global yang menghubungkan pendidikan dan pelatihan vokasi Indonesia dengan kebutuhan pasar kerja global.
“Prinsipnya demand driven. Kebutuhan pasar dipetakan terlebih dahulu, kemudian kita siapkan kompetensinya di Indonesia. Jadi, pelatihan yang diberikan benar-benar relevan dengan pekerjaan yang tersedia di negara tujuan, termasuk Jepang,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....