Mayat Pria di Kontrakan Buleleng Terungkap, Penyewa Masih Dicari Polisi

  • 15 Jul 2026 15:17 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, memunculkan sejumlah pertanyaan. Identitas korban telah berhasil diketahui, namun polisi masih menyelidiki bagaimana korban bisa berada di rumah tersebut karena penyewa kontrakan justru belum diketahui keberadaannya.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa 14 Juli 2026 sekitar pukul 21.10 Wita di sebuah rumah kontrakan BTN Dencarik Garden Blok B Nomor 5, Banjar Dinas Pelajangan, Desa Dencarik, Kecamatan Banjar. Korban ditemukan dalam kondisi terlentang di atas tempat tidur di kamar bagian utara rumah dan telah meninggal dunia.

Dari identitas yang ditemukan di dalam dompet korban, polisi mengungkap pria tersebut bernama Supandri Ponco Wahyudi (39), warga Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Namun, hasil penyelidikan awal menunjukkan korban bukan penyewa resmi rumah kontrakan tersebut sehingga penyidik kini mendalami hubungan antara korban dengan penghuni yang menyewa rumah.

Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman menjelaskan, rumah kontrakan itu diketahui disewa oleh seorang pria berinisial Putu Gery Mahesa sejak awal Juli 2026. Hingga kini, keberadaan penyewa tersebut masih ditelusuri untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

"Korban telah berhasil diidentifikasi sebagai Supandri Ponco Wahyudi. Namun rumah tempat korban ditemukan diketahui disewa oleh orang lain. Hingga saat ini penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui hubungan antara korban dengan penyewa rumah maupun penyebab pasti kematian korban," ujarnya.

Sebelum penemuan jenazah, warga mengaku mulai curiga karena sepeda motor yang biasa berada di rumah tersebut masih terparkir sejak sehari sebelumnya. Beberapa kali penghuni rumah dipanggil, namun tidak ada jawaban sehingga kecurigaan itu kemudian disampaikan kepada pemilik kontrakan.

Pemilik rumah bersama perangkat lingkungan selanjutnya melakukan pengecekan ke dalam rumah. Saat pintu berhasil dibuka, seorang pria ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar sehingga kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada Polsek Banjar.

Menerima laporan itu, Kapolsek Banjar Kompol Made Mustiada bersama personel Polsek Banjar, Tim INAFIS Satreskrim Polres Buleleng, serta tim medis dari Puskesmas Banjar I langsung mendatangi lokasi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa kondisi awal jenazah, mengamankan barang bukti, meminta keterangan sejumlah saksi, kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk menjalani Visum et Repertum.

Hasil penyelidikan sementara belum dapat memastikan kapan korban meninggal dunia maupun penyebab kematiannya. Polisi juga menyatakan pemeriksaan medis awal belum menemukan penyebab pasti sehingga masih menunggu hasil Visum et Repertum sebagai bagian dari proses penyidikan.

Polisi saat ini masih menelusuri keberadaan penyewa rumah kontrakan, memeriksa data komunikasi, serta mengamankan barang bukti elektronik yang berkaitan dengan perkara tersebut. Di saat yang sama, penyidik juga berupaya menghubungi pihak keluarga korban untuk kepentingan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.

Mengingat penyelidikan masih berlangsung, kepolisian meminta masyarakat tidak menyimpulkan penyebab kematian korban sebelum hasil pemeriksaan selesai. Seluruh fakta dan alat bukti masih terus dikumpulkan untuk mengungkap bagaimana korban berada di rumah kontrakan tersebut, apa hubungan korban dengan penyewa, serta penyebab pasti kematiannya.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Penyidik masih bekerja mengumpulkan seluruh fakta dan alat bukti agar penyebab kematian korban dapat terungkap secara ilmiah dan objektif," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....