Kasus Pengeroyokan Jalan Udayana Buleleng Masih Diselidiki Polisi

  • 05 Feb 2026 20:05 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Kasus pengeroyokan di Jalan Udayana, Kelurahan Banjar Jawa, Kecamatan Buleleng, sempat viral di media sosial dan menarik perhatian masyarakat. Peristiwa tersebut kini masih dalam penanganan Polres Buleleng untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat.

Insiden itu terjadi pada Senin, 3 Februari 2026, sekitar pukul 22.30 WITA. Polisi telah menerima laporan resmi dengan Nomor: LP/B/40/II/2026/SPKT/POLRES BULELENG/POLDA BALI.

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan korban bernama Putu Juli Ariadi (21), seorang wiraswasta asal Banjar Dinas Kayuputih, Kecamatan Sukasada. “Korban atas nama Putu Juli Ariadi (21), seorang wiraswasta asal Banjar Dinas Kayuputih, Sukasada, mengalami pengeroyokan oleh beberapa orang. Peristiwa ini sempat viral di media sosial sehingga menjadi perhatian masyarakat,” jelasnya, Kamis, 5 Februari 2026.

Peristiwa bermula pada Sabtu, 31 Januari 2026, saat korban menerima pesan WhatsApp dari seseorang bernama David. Pesan tersebut menanyakan alasan korban mendorong bibinya, namun karena tidak mengenal pengirim, korban sempat mengabaikannya.

Pada Senin malam, korban kembali membuka pesan tersebut dan menanyakan maksudnya. Terlapor kemudian mengajak korban bertemu di depan GOR Bhuana Patra Singaraja, dan ajakan itu disetujui korban.

“Korban datang ke lokasi bersama enam orang temannya. Sesampainya di depan GOR, korban bertemu empat orang yang tidak dikenalnya. Salah satu di antaranya mengaku bernama David,” ungkap IPTU Yohana.

Percakapan awal berujung adu mulut dan perkelahian, meski sempat dilerai dan dianggap selesai. “Saat ini penyidik telah menindaklanjuti laporan dengan melakukan visum terhadap korban serta pemeriksaan korban dan saksi-saksi. Identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....