Dugaan Pelecehan di SMK Kubutambahan Masuk Penyelidikan Polisi
- 28 Jan 2026 13:26 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Peristiwa dugaan pelecehan terjadi di lingkungan salah satu SMK di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Kasus ini kini ditangani oleh Polres Buleleng setelah korban melaporkan kejadian tersebut secara resmi.
Korban berinisial MW, 21 tahun, perempuan, warga Kecamatan Tejakula, melaporkan dugaan tindakan tidak pantas yang dialaminya pada Kamis, 22 Januari 2026. Terlapor diketahui berinisial Ketut SW, laki-laki, seorang ASN yang berdomisili di Kelurahan Banjar Tegal, Singaraja.
Berdasarkan laporan, peristiwa itu terjadi saat korban sedang melaksanakan tugas piket jaga di bagian front office sekolah sekitar pukul 10.18 Wita. Terlapor mendekati korban dan diduga melakukan tindakan tidak pantas di ruang publik lingkungan sekolah.
“Berdasarkan laporan, korban saat itu sedang melaksanakan tugas piket jaga di front office sekolah sekitar pukul 10.18 Wita. Terlapor mendekati korban dan diduga melakukan tindakan tidak pantas dengan mencium korban sebanyak satu kali,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi, Senin, 26 Januari 2026.
Ia menambahkan, peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman bagi seluruh warga sekolah. Tindakan itu membuat korban merasa tidak nyaman, terganggu secara psikis, serta tidak menerima perlakuan yang dialaminya.
“Setelah kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Buleleng untuk mendapatkan perlindungan hukum dan penanganan lebih lanjut,” jelasnya. Laporan tersebut telah tercatat dengan Nomor LP/B/28/I/2026/SPKT/Polres Buleleng/Polda Bali, tertanggal 24 Januari 2026.
Saat ini, penyidik Polres Buleleng masih melakukan serangkaian proses penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut secara menyeluruh. Kepolisian mengimbau masyarakat, pihak sekolah, tenaga pendidik, serta peserta didik agar tidak ragu melapor jika menemukan atau mengalami dugaan pelanggaran hukum, khususnya yang berkaitan dengan kekerasan seksual.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....