Kasus Curanmor di Buleleng Didominasi Akibat Kelalaian Pemilik
- 07 Sep 2025 09:48 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Kasus pencurian sepeda motor di Kabupaten Buleleng kembali menjadi perhatian aparat kepolisian. Sepanjang Agustus 2025, terungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di lokasi berbeda. Mirisnya, sebagian besar kasus terjadi akibat keteledoran pemilik yang meninggalkan kendaraan dalam keadaan kunci masih menempel.
Kondisi tersebut memberikan peluang besar bagi pelaku kejahatan. Tanpa perlu usaha keras, pelaku dengan mudah membawa kabur sepeda motor yang ditinggalkan pemiliknya tanpa pengamanan maksimal. Situasi ini menunjukkan bahwa faktor kelalaian masyarakat masih menjadi titik rawan maraknya pencurian.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura, mengingatkan masyarakat untuk lebih disiplin menjaga kendaraannya. Ia menegaskan, aparat kepolisian tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keamanan pribadi.
“Dari hasil ungkap kasus, kebanyakan pencurian sepeda motor terjadi karena kunci kendaraan masih nyantol. Kami mengimbau masyarakat lebih waspada dan tidak menyepelekan hal ini. Mari kita bersama-sama menjaga harta benda milik pribadi dengan lebih cermat,” ujarnya, pada Minggu (7/9/2025)
Menurutnya, edukasi menjadi bagian penting untuk menekan angka curanmor di Buleleng. Dengan kesadaran kolektif, masyarakat dapat mengurangi peluang pelaku melakukan kejahatan. Ia menekankan, pencegahan tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada aparat kepolisian, melainkan juga harus ditopang oleh kedisiplinan warga.
Selain itu, pihak kepolisian terus mengoptimalkan patroli dan mengedepankan langkah preventif agar kasus serupa tidak terus berulang. Warga diimbau segera melaporkan bila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi menimbulkan tindak kriminal.
Penanganan kasus curanmor, menurut Kasat Reskrim, akan berjalan lebih efektif jika masyarakat turut berperan aktif. “Keterlibatan masyarakat sangat diperlukan, minimal dengan menjaga barang miliknya sendiri agar tidak menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan,” tambahnya.
Dengan meningkatnya kesadaran serta kepedulian bersama, diharapkan kasus curanmor di Buleleng dapat ditekan. Aparat mengingatkan, keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga bagian dari kewaspadaan individu dalam menjaga barang berharganya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....