Pria Diduga Gangguan Jiwa Curi Dua Motor Sekaligus
- 10 Jun 2025 10:38 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Aksi nekat seorang pria paruh baya membuat geger warga dua desa di Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Dalam waktu nyaris bersamaan, pria tersebut diduga mencuri dua unit sepeda motor di dua lokasi berbeda hanya dalam hitungan menit.
Peristiwa ini terjadi Jumat malam (6/6/2025), dan menggemparkan warga Desa Musi dan Penyabangan. Pelaku, yang kemudian diketahui bernama Ketut Suarka alias Tut De (57), pertama kali mencuri motor milik Kadek Artawan (38), seorang petani asal Desa Gerokgak. Motor jenis Honda Supra DK 5582 UAN itu hilang saat diparkir di depan rumah rekan korban dengan kunci masih tergantung.
Tak lama kemudian, di Desa Penyabangan yang jaraknya tidak terlalu jauh, pelaku kembali tertangkap tangan saat berusaha membawa kabur motor Scoopy DK 4388 UAC milik remaja bernama Putu Angga Saputra (17). Saat itu juga, korban bersama warga langsung menghadang pelaku dan meneriakinya maling hingga akhirnya pria tersebut diamankan dan diserahkan ke polisi.
Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa pelaku ditangkap dalam kondisi tertangkap tangan oleh warga.
“Pelaku diamankan warga dalam kondisi tertangkap tangan saat mencoba membawa kabur motor kedua. Barang bukti berupa dua unit sepeda motor berhasil kami amankan. Pelaku juga mengalami luka di bagian kepala akibat sempat diamuk massa, dan sudah kami bawa ke Puskesmas untuk penanganan medis,” ujar Kompol Made Derawi.
Polisi juga mengamankan satu unit motor lain, Honda Supra X 125 DK 4785 AAX, yang diduga milik pelaku. Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp28 juta.
Kompol Made Derawi menambahkan bahwa pelaku tidak membawa identitas resmi dan diduga mengalami gangguan jiwa. Meski demikian, pihaknya tetap menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi mental pelaku.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan perangkat desa asal pelaku. Informasi awal menyebutkan pelaku memang memiliki riwayat gangguan jiwa, tapi kami tetap menunggu hasil pemeriksaan dokter untuk kejelasannya,” pungkasnya.
Kasus ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat agar lebih waspada dalam menjaga kendaraan. Meninggalkan kunci motor tergantung, meski hanya sebentar, bisa menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....