Pelayanan Jadi Strategi Usaha Sembako Bertahan

  • 07 Okt 2026 07:43 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Persaingan harga dan menurunnya daya beli masyarakat menjadi tantangan utama bagi pelaku usaha sembako di Singaraja.
  • Pelaku usaha Desak Eni Martini (Jenny) memilih strategi mempertahankan kepercayaan pelanggan daripada berpartisipasi dalam persaingan harga yang merugikan.
  • Strategi bisnis yang efektif mencakup menjaga kualitas pelayanan, mempertahankan kepercayaan pelanggan, dan tidak menjual barang di bawah harga modal.

RRI.CO.ID, Singaraja - Persaingan usaha dan menurunnya daya beli masyarakat menjadi tantangan bagi pelaku usaha sembako. Kondisi tersebut mendorong pelaku usaha untuk tidak hanya mengandalkan harga murah, tetapi juga menjaga pelayanan dan mempertahankan kepercayaan pelanggan.

Pelaku usaha sembako di Singaraja, Desak Eni Martini atau Jenny, mengatakan persaingan harga menjadi salah satu tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha. Meski terdapat pedagang lain di sekitar tempat usahanya, ia memilih tidak mengikuti persaingan dengan menjual barang di bawah harga modal.

Menurutnya, keuntungan kecil tetapi diperoleh secara berulang menjadi salah satu cara agar usaha dapat bertahan dalam jangka panjang. Selain menjaga harga, Jenny juga berupaya mempertahankan pelanggan melalui pelayanan yang ramah dan responsif.

“Gimana caranya dapat keuntungan sedikit, misalkan seribu, tapi berkali-kali barang. Itu kendalanya, kita pasti saingan, saling jatuhkan harga. Tapi tidak mempengaruhi saya untuk ikut banting harga di bawah harga modal” ujarnya.

Jenny menilai pelayanan menjadi bagian penting dalam mempertahankan pelanggan ketika persaingan usaha semakin ketat. Ia membiasakan seluruh anggota keluarga yang membantu menjaga warung untuk melayani pembeli dengan ramah dan mengucapkan terima kasih setelah transaksi.

Di tengah daya beli masyarakat yang menurutnya menurun, Jenny tetap mempertahankan jam operasional dan berusaha merespons pesanan pelanggan melalui komunikasi secara langsung maupun daring.

“Ketika ada orang belanja, wajib bilang terima kasih. Pokoknya makasih ya Bu. Kita berusaha melayani dengan hati, dengan senyum, jaga kualitas, tentunya jaga kualitas barang yang kita jual” katanya.

Jenny berharap strategi pelayanan dan menjaga kualitas dapat membuat pelanggan tetap memilih usahanya meskipun memiliki banyak pilihan tempat berbelanja. Menurutnya, keberlangsungan usaha tidak hanya ditentukan oleh besarnya keuntungan, tetapi juga kemampuan menjaga hubungan dengan pelanggan secara konsisten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....