UMKM Buleleng Didorong Adaptif Hadapi Digitalisasi
- 11 Sep 2026 09:36 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng perlu meningkatkan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital untuk mempertahankan daya saing bisnis.
- Program UMKM Bicara Pro 1 RRI Singaraja menjadi wadah diskusi untuk mengulas pentingnya digitalisasi dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen.
- Dr. Komang Gita Krishna Murti sebagai akademisi dan Ketua Inkubator Bisnis STIE Satya Dharma Singaraja hadir untuk berbagi wawasan tentang adaptasi teknologi bagi UMKM lokal.
RRI.CO.ID, Singaraja - Pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng, Bali, didorong untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Kemampuan beradaptasi dinilai penting agar usaha lokal tetap mampu bertahan dan bersaing dengan perubahan perilaku konsumen.
Hal tersebut dibahas dalam program UMKM Bicara Pro 1 RRI Singaraja, Senin 7 September 2026, dengan menghadirkan Komang Gita Krishna Murti, Akademisi dan Ketua Inkubator Bisnis STIE Satya Dharma Singaraja.
Ia menilai digitalisasi memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka melalui berbagai platform.
“Perubahan ke dunia digital sebenarnya memberikan kesempatan yang lebih besar bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat,” ujar Krishna.
Selain memanfaatkan teknologi, pelaku usaha juga perlu memahami karakter konsumen yang kini semakin terbiasa mencari informasi dan produk melalui kanal digital.
“Pelaku UMKM harus mulai memahami bagaimana konsumen berperilaku di era digital, sehingga strategi usahanya bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar,” kata Krishna.
Dengan kemampuan beradaptasi dan kemauan untuk terus belajar, UMKM Buleleng diharapkan mampu memanfaatkan transformasi digital sebagai peluang untuk memperkuat keberlangsungan usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....