Pelaku UMKM Diminta Bijak Gunakan AI
- 20 Sep 2026 18:42 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Pelaku UMKM disarankan untuk tidak menggunakan artificial intelligence secara mentah tanpa verifikasi dalam menjalankan usaha mereka.
- Setiap informasi yang dihasilkan oleh AI harus diperiksa kembali untuk memastikan keakuratan dan mencegah kekecewaan konsumen.
- Dr. Komang Gita Krishna Murti, Ketua Inkubator Bisnis STIE Satya Dharma Singaraja, menekankan bahwa tantangan utama penggunaan AI adalah munculnya informasi yang terlihat meyakinkan tetapi belum tentu sesuai dengan kondisi sebenarnya.
RRI.CO.ID, Singaraja - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM diminta tidak menggunakan kecerdasan buatan atau AI secara mentah dalam menjalankan usaha. Setiap informasi yang dihasilkan AI perlu diperiksa kembali agar tidak menimbulkan kesalahan dan mengecewakan konsumen.
Akademisi sekaligus Ketua Inkubator Bisnis STIE Satya Dharma Singaraja, Dr. Komang Gita Krishna Murti, menjelaskan salah satu tantangan penggunaan AI adalah munculnya informasi yang terlihat meyakinkan, namun belum tentu sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Sebelum kita menggunakan AI kita harus mengerti dulu topik yang ingin kita tanyakan ke AI. Kita harus cek juga, harus dievaluasi, jadi enggak bisa kita pakai AI itu hanya kita meminta pertanyaan terus kita langsung copas” ujarnya saat dialog interaktif "UMKM Bicara" di studio Pro 1 LPP RRI Singaraja, Senin, 7 September 2026.
Selain melakukan pengecekan, pelaku UMKM juga perlu memberikan instruksi atau perintah yang detail kepada AI. Semakin jelas informasi mengenai produk, lokasi usaha, serta target konsumen, semakin sesuai pula hasil yang dapat diberikan.
Di sisi lain, keamanan data juga perlu menjadi perhatian. Data yang bersifat sensitif sebaiknya tidak sembarangan dimasukkan ke dalam sistem AI.
“Kalau simpelnya saya mengajarkan kalau data sensitif itu kita bayangkan aja ini seperti orang asing yang baru kita kenal. Apakah kita akan men-share data sensitif itu ke orang asing? Tidak” katanya.
Penggunaan AI dengan tetap mempertahankan kendali pelaku usaha dinilai dapat membantu UMKM meningkatkan efisiensi, tanpa menghilangkan ciri khas maupun cerita dari produk lokal yang ditawarkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....