Akademisi Ingatkan UMKM Tak Asal Percaya Hasil AI
- 09 Sep 2026 08:20 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng diminta tidak langsung menggunakan hasil AI tanpa pemeriksaan, terutama untuk materi promosi dan informasi produk.
- Dr. Komang Gita Krishnamurti, Ketua Inkubator Bisnis STIE Satya Dharma Singaraja, menekankan pentingnya kemampuan verifikasi dan evaluasi terhadap output yang dihasilkan oleh AI.
- Penggunaan teknologi AI dalam bisnis memerlukan kemampuan kritis untuk memastikan akurasi dan relevansi hasil sebelum diterapkan dalam strategi pemasaran UMKM.
RRI.CO.ID, Singaraja - Pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng diminta tidak langsung menggunakan hasil yang diberikan Artificial Intelligence (AI), terutama untuk materi promosi maupun informasi yang berkaitan dengan produk.
Akademisi dan Ketua Inkubator Bisnis STIE Satya Dharma Singaraja, Dr. Komang Gita Krishnamurti, mengatakan penggunaan AI harus dibarengi kemampuan melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap hasil yang diberikan.
Hal tersebut disampaikan dalam dialog UMKM Bicara Pro 1 RRI Singaraja dengan topik “Dari Warung ke Dunia Digital: Bagaimana AI Membantu UMKM Buleleng Berkembang”, di Studio Pro 1 RRI Singaraja, Senin, 7 September 2026.
Komang Gita menjelaskan, AI dapat menghasilkan informasi yang terlihat meyakinkan, namun belum tentu seluruhnya sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“AI itu ada namanya hallucination AI. Jadi sebelum kita menggunakan AI, kita harus mengerti dulu topik yang ingin kita tanyakan ke AI.” ujar Krishna.
Ia menekankan, hasil dari AI harus diperiksa kembali sebelum digunakan, terutama karena kesalahan informasi dapat berdampak terhadap kepercayaan konsumen.
“Tidak bisa kita memakai AI itu hanya kita meminta pertanyaan, terus kita langsung copas. Harus dicek dulu, dievaluasi dulu, dan kalau bisa kita harus punya basic ilmunya di belakang itu.” kata Krishna menambahkan.
Selain mengecek hasil, pelaku UMKM juga perlu memberikan perintah atau prompt yang detail agar hasil AI lebih sesuai dengan kebutuhan usaha. Menurutnya, semakin jelas informasi yang diberikan, semakin mudah AI menghasilkan materi yang relevan.
Komang Gita juga mengingatkan agar teknologi tidak membuat UMKM kehilangan karakter dan ciri khas produk lokal. Justru, AI dapat digunakan untuk memperkuat cerita di balik sebuah produk selama informasi yang diberikan kepada AI benar dan sesuai kondisi lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....