Bungong Jeumpa, Simbol Keindahan dan Budaya Aceh

  • 05 Jun 2026 20:19 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja — Lagu daerah “Bungong Jeumpa” merupakan salah satu lagu tradisional paling terkenal dari Aceh. Dalam bahasa Indonesia, Bungong Jeumpa berarti bunga cempaka atau bunga kantil yang dikenal memiliki aroma harum dan bentuk yang indah.

Lagu ini diyakini diciptakan oleh Ibrahim Abduh, penyadur Hikayat Radja Jeumpa yang berkisah tentang kerajaan di wilayah Aceh. Hingga kini, Bungong Jeumpa masih sering dinyanyikan dalam berbagai acara budaya dan pendidikan sebagai simbol kekayaan tradisi masyarakat Aceh.

Lirik Lagu Bungong Jeumpa

Bungong jeumpa, bungong jeumpa meugah di Aceh

Bungong teuleubeh, teuleubeh indah lagoina

Bungong jeumpa, bungong jeumpa meugah di Aceh

Bungong teuleubeh, teuleubeh indah lagoina

Puteh kuning, meujampu mirah

Keumang siulah, cida that rupa

Puteh kuning, meujampu mirah

Keumang siulah, cida that rupa

Lam sinar buleun, lam sinar buleun angen peu ayon

Ruroh mesuson, mesuson nyang mala-mala

Mangat that mebe'i menyo tathim com

Lepah that harum si bungong jeumpa

Mangat that mebe'i menyo tathim com

Lepah that harum si bungong jeumpa

Terjemahan Lagu

Bunga cempaka, bunga cempaka terkenal di Aceh

Bunga indah, bunga indah, tiada tara

Putih kuning bercampur merah

Bunga sekuntum, elok rupanya

Dalam sinar bulan angin mengayunkan

Jatuh bersusun-susun yang layu-layu

Sungguh harum wanginya jika dicium

Harum sekali si bunga cempaka

Makna Lagu Bungong Jeumpa

Di balik lirik yang menggambarkan keindahan bunga cempaka, lagu Bungong Jeumpa memiliki makna mendalam bagi masyarakat Aceh.

Bunga cempaka dalam lagu ini disebut sebagai metafora gadis Aceh yang cantik, santun, dan memiliki budi pekerti baik. Warna putih, kuning, dan merah menggambarkan keberagaman masyarakat Aceh yang tetap hidup berdampingan dalam harmoni.

Selain itu, bunga cempaka juga menjadi simbol budaya Aceh. Dalam tradisi masyarakat, bunga ini kerap digunakan dalam upacara adat dan hiasan pengantin karena keharumannya yang khas.

Tidak hanya itu, Bungong Jeumpa juga berkaitan dengan sejarah Kerajaan Jeumpa di Aceh yang disebut sebagai salah satu kerajaan Islam awal di wilayah tersebut. Karena itu, lagu ini tidak hanya menjadi lagu daerah, tetapi juga pengingat sejarah dan identitas budaya masyarakat Aceh.

Hingga kini, Bungong Jeumpa tetap dilestarikan sebagai warisan budaya Nusantara dan menjadi salah satu lagu daerah yang dikenal luas di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....