Urip-Urip Simbol Taksu dan Nafas Kehidupan

  • 16 Apr 2026 19:22 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Denpasar – Coretan atau tanda sederhana berbentuk silang (tapak dara) Pada bangunan atau pelinggih (tempat suci) baru, dikenal dengan sebutan Urip-Urip.

Meski terlihat sederhana, bagi masyarakat Hindu di Bali, tanda ini adalah simbol penanda sebuah benda telah dihidupkan secara spiritual.

Secara etimologi, kata Urip dalam bahasa Bali berarti hidup.

Sebuah pelinggih (bangunan suci) yang baru selesai dibangun secara fisik dianggap masih berupa material mati.

Melalui upacara Melaspas dan pembubuhan tanda Urip-Urip, bangunan tersebut secara simbolis diberi nafas atau jiwa.

Urip-Urip mengajarkan kita bahwa segala sesuatu di alam semesta ini memiliki jiwa.

Menghormati benda bukan berarti menyembah materi, melainkan menghargai energi kehidupan yang ada di dalamnya.

Jro Mangku I Made Agus Wiranata pemangku pura Dadia Manik Aji, Kelurahan Sumerta Kangin, Denpasar Timur mengatakan bahwa warna pada urip-urip ditempatkan sesuai arah mata angin (Catur Lokapala).

"Putih (Timur), menggunakan pamor (kapur) melambangkan kesucian dan kekuatan Dewa Iswara. Merah (Selatan) menggunakan darah melambangkan energi penciptaan dan kekuatan Dewa Brahma. Kuning (Barat) menggunakan kunyit melambangkan kemakmuran dan kekuatan Dewa Mahadewa. Hitam/Gelap (Utara) menggunakan arang melambangkan perlindungan, ketenangan, dan kekuatan Dewa Wisnu," ujar Jro Mangku.

Prosesi pembubuhan urip-urip pada pelinggih. (Foto: RRI/Ratih)
Prosesi pembubuhan urip-urip pada pelinggih. (Foto: RRI/Wirati)

Seringkali dijumpai Urip-Urip dengan tiga warna utama atau Tridatu yakni: Merah, Putih dan Hitam.

Urip-Urip dibubuhkan sesuai arah mata angin bertujuan untuk menyeimbangkan energi mikrokosmos (benda tersebut) dengan makrokosmos (alam semesta).

Jika pada satu pelinggih terdapat empat warna di sisi-sisinya, berarti bangunan tersebut secara simbolis telah dikunci oleh kekuatan dari empat penjuru, sehingga memiliki keseimbangan yang kokoh.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....