Hari Kedelapan Pascagempa Flores, BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak
- 23 Agt 2026 17:25 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Maumere – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 53.971 unit rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu 15 Agustus 2026.
Data tersebut merupakan pembaruan pada hari kedelapan penanganan bencana, per Sabtu 22 Agustus 2026. Pendataan kerusakan dilakukan secara paralel dengan penanganan tanggap darurat untuk mempercepat persiapan proses pemulihan.
Dari total rumah yang terdampak, sebanyak 19.006 unit masuk kategori rusak berat, 11.777 rusak sedang, dan 23.188 rusak ringan.
Kabupaten Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah rumah rusak terbanyak, yakni 17.039 unit, terdiri atas 6.713 rusak berat, 4.496 rusak sedang, dan 5.830 rusak ringan.
Disusul Manggarai Barat dengan 9.402 unit, Ngada 8.129 unit, Manggarai 7.045 unit, Nagekeo 4.829 unit, Ende 3.953 unit, dan Sikka sebanyak 3.574 unit.
BNPB menegaskan angka tersebut masih bersifat sementara karena proses verifikasi dan validasi masih berlangsung di lapangan. Data by name by address (BNBA) hingga tingkat desa telah tersedia di enam kabupaten, sementara Kabupaten Manggarai masih dalam proses penginputan.
Pendataan menjadi penting karena akan menentukan bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat. Khusus rumah rusak berat, data tersebut nantinya menjadi dasar dalam menghitung kebutuhan hunian sementara (huntara) maupun dana tunggu hunian (DTH).
BNPB juga telah menyiapkan tim di tujuh kabupaten terdampak untuk memperkuat proses verifikasi dan validasi. Bimbingan teknis bagi pemerintah daerah dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026, sebelum proses verifikasi lapangan dilanjutkan.
BNPB menekankan pendataan tidak perlu menunggu berakhirnya masa tanggap darurat. Proses tersebut dilakukan sejak dini agar kebutuhan pemulihan dapat dipersiapkan secara lebih cepat, akurat, dan terukur.
Dengan pendataan yang valid, pemerintah berharap bantuan perbaikan maupun dukungan hunian bagi masyarakat terdampak dapat diberikan secara tepat sasaran, sekaligus menjadi dasar bagi proses pemulihan pascagempa Flores.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....