BNPB Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Gempa Flores Terpenuhi

  • 19 Agt 2026 20:33 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Ngada - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 di Kabupaten Ngada dan Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Selasa 18 Agustus 2026.

Kunjungan dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak, termasuk layanan kesehatan dan bantuan logistik, terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Setibanya di Ngada, Suharyanto meninjau sejumlah fasilitas pelayanan publik yang terdampak gempa. Salah satunya Rumah Sakit Pratama Riung yang mengalami kerusakan pada bagian plafon bangunan sehingga pelayanan kesehatan belum dapat berjalan normal.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Puskesmas Riung. Kerusakan bangunan membuat sejumlah pasien untuk sementara mendapatkan perawatan di halaman fasilitas kesehatan.

Dalam kunjungannya, Kepala BNPB berdialog dengan pasien, tenaga kesehatan, dan warga untuk mengetahui kebutuhan yang masih diperlukan.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi. Mulai dari logistik, peralatan, pelayanan kesehatan, dapur umum, sampai kebutuhan lainnya akan kami dukung sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Suharyanto.

Selain kebutuhan umum, perhatian juga diberikan kepada kelompok rentan, termasuk anak-anak. BNPB menyerahkan bantuan logistik dan sejumlah kebutuhan anak kepada warga terdampak untuk mendukung mereka selama berada di pengungsian.

Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan

Pemerintah juga menyiapkan langkah alternatif untuk menjaga pelayanan kesehatan di fasilitas yang mengalami kerusakan. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat tetap mendapatkan akses medis sembari pemeriksaan dan penanganan kerusakan bangunan dilakukan.

BNPB bersama pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, tenaga kesehatan, relawan, dan unsur terkait terus melakukan asesmen terhadap dampak gempa. Hasil pendataan menjadi dasar penentuan bantuan lanjutan di masing-masing wilayah.

Dukungan logistik dan peralatan juga terus dimobilisasi ke sejumlah titik terdampak. Penanganan diarahkan berdasarkan kebutuhan dan tingkat prioritas di lapangan.

BNPB mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Warga juga diminta tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh petugas berwenang.

Pemerintah memastikan penanganan darurat dilakukan secara menyeluruh, termasuk di wilayah yang berada jauh dari pusat kegiatan penanganan, agar masyarakat terdampak di berbagai lokasi tetap mendapatkan dukungan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....