1.725 Paket Sembako Bantuan Presiden Tiba di Maumere untuk Korban Bencana
- 16 Agt 2026 15:44 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Maumere - Sebanyak 1.725 paket sembako bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Minggu 16 Agustus 2026.
Bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat Hercules sebagai bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah NTT.
Dari total bantuan yang tiba di Maumere, sebanyak 1.000 paket sembako dialokasikan untuk masyarakat terdampak di Kabupaten Sikka. Sementara 725 paket lainnya akan didistribusikan ke Kabupaten Ende.
Pengiriman melalui jalur udara dilakukan untuk mempercepat distribusi logistik ke wilayah terdampak yang membutuhkan bantuan secara cepat dan terkoordinasi.
Pada pengiriman yang sama, sebanyak 3.200 paket sembako juga tiba di Labuan Bajo. Bantuan tersebut akan didistribusikan ke Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo.
Dengan demikian, total bantuan yang dikirim menggunakan pesawat Hercules A-1343 dan A-1318 pada 15 Agustus mencapai 4.925 paket sembako.
Disiapkan 50.000 Paket Sembako
Bantuan tersebut merupakan bagian dari rencana pemerintah menyalurkan 50.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah NTT.
Setelah pengiriman tahap awal, masih terdapat 45.075 paket sembako yang akan dikirimkan secara bertahap. Distribusi akan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan penanganan bencana di lapangan.
BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan koordinasi agar bantuan dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan.
Pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya pangan, menjadi salah satu prioritas dalam fase awal penanganan darurat.
Distribusi bantuan juga akan disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan di masing-masing kabupaten terdampak. Langkah ini dilakukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran sekaligus mendukung percepatan penanganan bencana.
BNPB menegaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi salah satu fokus utama dalam operasi darurat. Pemerintah juga memastikan rantai pasok bantuan dari pusat hingga wilayah terdampak dapat berjalan secara efektif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....