Daya Tarik Lovina Festival di Mata Wisatawan Dunia

  • 27 Jul 2026 08:01 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Lovina Festival 2026 berhasil menarik perhatian wisatawan mancanegara dengan menampilkan keunikan budaya dan pesona alam Bali Utara.
  • Suzanna dari Belanda mengungkapkan ketertarikannya terhadap acara yang termasuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN).
  • Festival ini terus memberikan pengalaman menarik dan penampilan yang dinanti-nantikan oleh para pengunjung internasional.

RRI.CO.ID, Singaraja - Lovina Festival (LovFest) 2026 sukses memikat hati wisatawan mancanegara melalui keunikan budaya serta pesona alam Bali Utara. Salah satunya yakni Suzanna, seorang tamu asal Belanda.

Dia mengatakan gelaran yang masuk ke dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) ini sangatlah menarik. Bagi Suzanna, dirinya selalu merasa penasaran dengan penampilan di LovFest.

"Saya tertarik sekali ya dan akan menunggu semua acara sampai selesai," ucap Suzanna saat ditemui RRI saat pembukaan LovFest Jumat, 24 Juli 2026.

Dia menyebut dari sisi tampilan panggung serta penerangan lampu sudah bagus. Selain itu stand restoran serta pengisi acara juga sangat baik.

"Segala sesuatunya sangat baik menurut saya, dan saya menikmatinya," ujarnya.

Seperti diketahui gelaran edisi ke-12 yang digelar 24–28 Juli 2026 ini mengusung tema 'Theatre of Dolphins". Festival ini mampu mencatatkan peningkatan masa tinggal turis asing karena antusiasme mereka yang tinggi terhadap suguhan acara.

Pemerintah Kabupaten Buleleng pun menerapkan strategi baru dengan membagi zonasi festival. Selama tiga hari pertama (24–26 Juli), acara dipusatkan di Kawasan Tasik Madu, yang dirancang khusus untuk menyasar wisatawan mancanegara.

Langkah itu terbukti efektif memberikan pengalaman personal yang mendalam bagi turis asing untuk berinteraksi langsung dengan kearifan lokal. Penataan pedestrian dan fasilitas di Pantai Lovina yang lebih asri, rapi, dan bersih membuat wisman merasa nyaman dan betah menghabiskan waktu lebih lama.

Kehadiran ratusan seniman lokal yang membawakan tarian tradisional dan tabuhan musik autentik menjadi magnet budaya yang jarang mereka temui di tempat lain. Wisman sangat menikmati eksplorasi kuliner tradisional di stan-stan ekonomi kreatif yang bersih dan ramah kantong.

Apresiasi wisman tidak hanya berupa pujian, tetapi juga berdampak langsung pada sektor pariwisata daerah. Tingkat keterisian hotel dan penginapan di sekitar kawasan Lovina melonjak drastis selama festival.

Banyak turis yang semula hanya menjadwalkan kunjungan singkat, akhirnya memutuskan memperpanjang masa menginap demi menyaksikan seluruh rangkaian acara. Keberhasilan Lovina Festival 2026 semakin mengukuhkan Bali Utara sebagai destinasi unggulan yang mampu bersaing secara internasional dengan mengedepankan pariwisata berbasis budaya dan komunitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....