Dukung Produk Lokal, KPID Bali Tampil di Dekranasda Bali Fashion Day
- 28 Jul 2026 18:52 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- KPID Bali dan beberapa Lembaga Penyiaran Radio memberikan dukungan nyata terhadap produk lokal dalam Dekranasda Bali Fashion Day yang diselenggarakan pada Selasa, 28 Juli 2026.
- Acara peragaan busana menampilkan produk dari Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM lokal Bali yang digelar di Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Denpasar.
- Kehadiran para Komisioner KPID Bali menunjukkan bentuk sinergi lembaga penyiaran dengan program pemerintah daerah dalam mendukung ekonomi lokal.
RRI.CO.ID, Denpasar - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali dan beberapa Lembaga Penyiaran Radio lmemberikan dukungan nyata untuk produk lokal dalam ajang Dekranasda Bali Fashion Day (DBFD) Selasa, 28 Juli 2026. Acara yang diselenggarakan oleh Pengurus Dekranasda Provinsi Bali itu digelar pukul 18.00 wita di Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Denpasar, Bali.
Kehadiran para Komisioner KPID Bali menunjukkan bentuk sinergi lembaga penyiaran dengan program pemerintah daerah. Ajang ini menampilkan peragaan busana produk Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM lokal Bali.
Acara yang digagas oleh Ketua Dekranasda Bali Ni Putu Putri Suastini ini bertujuan menggerakkan roda perekonomian perajin lokal. Kolaborasi ini memperkuat identitas budaya lokal sekaligus mempromosikan karya busana khas Bali ke khalayak luas.
Ketua KPID Bali, Agus Astapa mengatakan pada pagi hingga siang para peraga busana melakukan gladi resik kegiatan bertemakan Wastra Hitakara tersebut. Peserta terdiri dari Dinas Kesehatan Bali, Dinas Tenaga Kerja dan ESDM, Satpol PP Bali, RS Mata Bali Mandara dan KPID Bali.
"Kami menampilkan beragam busana dan kerajinan yang dipajang dan dijual di Pameran IKM Bali Bangkit," katanya melalui pesan WA.
Untuk diketahui Dekranasda Bali Fashion Day merupakan ajang peragaan busana berkala yang diinisiasi oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali untuk mempromosikan kain tenun tradisional lokal dan mendukung para desainer serta perajin IKM daerah. Kegiatan juga bertujuan untuk membangun ekosistem industri fashion yang melibatkan perajin kain, desainer, penjahit, model, hingga musisi lokal.
Tak hanya itu, DBFD juga memperkuat identitas budaya Bali lewat inovasi busana berbahan wastra tradisional dari berbagai kabupaten/kota. Selain itu juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan daya saing produk lokal di kancah yang lebih luas.
Di bawah kepemimpinan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Koster, acara ini menjadi wadah kolaborasi berskala besar yang mempertemukan perajin kain, desainer, penjahit, model, hingga musisi lokal. Keunikan ajang ini juga melibatkan partisipasi aktif ASN dari berbagai OPD Pemerintah Provinsi Bali yang ikut unjuk gaya di catwalk mengenakan busana kerja berbasis wastra.
Selain gelaran rutin di Gedung Ksirarnawa Art Center Denpasar, Dekranasda Bali melakukan ekspansi program melalui Dekranasda Bali Fashion Road Show. Program perdana skala kabupaten ini sukses diselenggarakan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung dengan mengusung tema kecintaan produk lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....