Program Morning Briefing hingga Ketahanan Pangan Ubah Wajah SMKN 3 Singaraja

  • 28 Mar 2026 01:53 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Program Morning Briefing
  • Ketahanan Pangan
  • Wajah SMKN 3 Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Berbagai inovasi program pendidikan diterapkan di SMK Negeri 3 Singaraja untuk membentuk karakter siswa secara menyeluruh. Salah satu program unggulan adalah morning briefing yang dilaksanakan setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar.

Kepala sekolah, Nyoman Nilon, menjelaskan bahwa program ini dirancang berbeda setiap harinya. Mulai dari literasi budaya kerja, numerasi, seni budaya Bali, hingga kegiatan kesamaptaan yang melibatkan TNI dan Polri.

“Tujuannya agar siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki disiplin, tanggung jawab, dan mental yang kuat,” ujarnya.

Program ini terbukti efektif. Siswa kini lebih disiplin hadir tepat waktu, bahkan sejak pukul 06.50 WITA sudah mengikuti kegiatan bersama di lapangan.

Selain itu, sekolah juga menerapkan program berbasis karakter lainnya seperti Kesamaptaan dan Pramuka untuk melatih disiplin dan ketahanan mental, Literasi budaya kerja sebagai simulasi dunia industri, Pentas seni budaya Bali untuk menjaga kearifan lokal, serta Relawan kebersihan guna membangun kepedulian lingkungan.

Tak hanya itu, inovasi juga dilakukan melalui program ketahanan pangan. Siswa dilibatkan langsung dalam menanam cabai dan tanaman buah di lingkungan sekolah. Setiap tanaman bahkan diberi identitas nama siswa sebagai bentuk tanggung jawab pribadi.

“Dengan begitu siswa belajar merawat, bertanggung jawab, dan menghargai proses,” katanya.

Sekolah juga menyediakan coffee shop khusus bagi siswa sebagai wadah praktik kewirausahaan. Program ini sekaligus membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap memiliki bekal selama di sekolah.

Dalam hal teknologi, siswa didorong untuk memanfaatkannya secara produktif. Bahkan, beberapa siswa mampu menghasilkan pendapatan dari penjualan akun game daring.

Sementara itu, sistem evaluasi kejujuran juga diterapkan melalui pelaporan langsung dari ketua kelas terkait kehadiran dan kinerja guru. Hal ini bertujuan menciptakan budaya transparansi dan tanggung jawab di lingkungan sekolah.

Hasilnya, perubahan signifikan terlihat, mulai dari menurunnya tingkat kenakalan siswa hingga meningkatnya prestasi. Bahkan, salah satu siswa berhasil meraih nilai TOEIC tertinggi di Bali.

Dengan berbagai program inovatif tersebut, SMKN 3 Singaraja kini bertransformasi menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga dalam pembentukan karakter siswa yang tangguh dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....