Antrian Mudik Gilimanuk, Tembus 30 Kilometer Jalan Denpasar-Gilimanuk
- 15 Mar 2026 09:50 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Antrian kendaraan keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk Minggu, 15 Maret 2026 mengular hingga jalur nasional Denpasar–Gilimanuk. Kemacetan panjang ini dipicu saling mendahului di jalur utama saat antrian dan masih adanya truk-truk besar yang melintas di jalan Denpasar-Gilimanuk. Selain itu juga membludaknya kendaraan roda dua yang sejak Sabtu malam 14 Maret 2026 ke Gilimanuk.
Hingga pukul 10.00 Wita, kendaraan yang bergerak dari arah Denpasar menuju Gilimanuk tersendat cukup parah. Ekor antrean kendaraan terpantau mencapai depan Polsek Negara di jalan Udayana, Kota Negara, atau sekitar 40 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk.
Kepadatan arus lalu lintas pada musim mudik tahun ini disebut menjadi salah satu yang terpanjang yang pernah terjadi di jalur tersebut. Kondisi ini diduga dipengaruhi berdekatannya dua hari besar keagamaan, yakni Nyepi dan Idul Fitri.
Di kawasan jembatan Kaliakah, jalan Denpasar-Gilimanuk Kota Negara (sekitar 30 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk) petugas Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana terlihat terus melakukan pengaturan arus kendaraan. Situasi di lokasi itu cukup padat karena kendaraan dari arah Gilimanuk menuju Denpasar juga terpantau ramai.
Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas. Koordinasi juga dilakukan dengan jajaran kepolisian di wilayah lain, baik Polsek maupun Polres untuk mengandangkan sementara kendaraan barang.
“Koordinasi lintas polsek dan lintas polres sudah dilakukan, termasuk upaya penyekatan terhadap kendaraan besar,” ujarnya Minggu, Minggu 15 Maret 2026 pagi. Peningkatan volume kendaraan telah menjadi perhatian petugas. Seluruh personel di lapangan juga terus bergerak memantau situasi dan patroli di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk. Sementara pengaturan penyeberangan kapal dilakukan dengan sistem prioritas menyesuaikan kondisi di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....