Lima Orang Hilang waktu Menyeberang Serui-Waropen
- 25 Agt 2026 20:05 WIB
- Serui
RRI CO.ID.Serui - Lima orang yang menyeberang dari Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, menuju Kabupaten Waropen dilaporkan belum tiba di tujuan setelah speedboat yang mereka tumpangi mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan, Minggu, 23 Agustus 2026.
Tim SAR gabungan hingga Senin, 24 Agustus 2026, masih melakukan pencarian terhadap kelima orang tersebut.
Kepala Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Serui, Thommy M. Lewerissa, mengatakan, kelima orang itu berangkat dari kawasan Jembatan 3000, Kota Serui, sekitar pukul 05.00 WIT menggunakan speedboat dengan dua mesin berkapasitas masing-masing 15 PK.
Menurut Thommy, Tim SAR bersama Pos TNI AL dan Kodim telah bergerak melakukan pencarian sejak pukul 07.00 WIT. Sementara itu, Polairud Kabupaten Kepulauan Yapen melakukan pencarian secara terpisah menggunakan peralatan sendiri.
Pencarian juga diperkuat tim gabungan dari Kabupaten Waropen dengan mengerahkan dua unit speedboat dari Polairud Waropen.
Thommy menjelaskan, berdasarkan informasi terakhir, mesin speedboat mengalami kerusakan. Salah satu penumpang kemudian menghubungi keluarga dan pihak kepolisian sekitar pukul 17.00 WIT untuk menyampaikan bahwa mereka hanyut di laut.
Namun, hingga kini posisi pasti kelima orang tersebut belum diketahui. Kondisi kabut tebal di wilayah perairan juga menjadi kendala karena mengurangi jarak pandang tim pencarian.
Kelima orang tersebut terdiri dari tiga anggota Polres Waropen dan dua warga sipil, yakni Amsal Yowei sebagai motoris, Malfin Yowei, Lamek Abon, Farel Raunsai, dan Melfin Maniani.
Tim SAR melakukan penyisiran dari belakang Pulau Nau ke arah timur berdasarkan informasi dan perhitungan terakhir yang diperoleh.
Thommy berharap kelima orang tersebut dalam kondisi selamat dan kemungkinan telah berteduh di suatu tempat akibat kerusakan mesin speedboat.
Ia memastikan operasi pencarian akan terus dilakukan hingga sore hari, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi dan koordinasi untuk menentukan pola pencarian berikutnya.
Thommy juga mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan laut agar memperhatikan kondisi cuaca, memastikan mesin dan bahan bakar dalam kondisi baik, serta membawa alat navigasi seperti GPS.
Masyarakat juga diminta memantau informasi resmi BMKG dan mewaspadai perubahan kondisi cuaca maupun kabut yang dapat mengganggu jarak pandang di wilayah perairan.
Hingga Senin, 24 Agustus 2026, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap lima orang tersebut. Pos SAR Serui juga tetap bersiaga menerima informasi terbaru terkait perkembangan operasi pencarian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....