HUT RI ke-81 di Nusawani, Kepala Distrik Dorong Perhatian Pembangunan
- 18 Agt 2026 20:23 WIB
- Serui
RRI.CO.ID,Serui — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Nusawani, Kabupaten Kepulauan Yapen, menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus menyuarakan pentingnya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.
Upacara peringatan HUT ke-81 RI berlangsung di halaman Kantor Distrik Nusawani, Senin 17 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti masyarakat dari lima kampung, aparatur sipil negara (ASN), para guru, serta anggota TNI/Polri yang bertugas di wilayah Nusawani.
Kepala Distrik Nusawani, Alex Merani, S.IP., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan unsur terkait yang telah mendukung pelaksanaan upacara sehingga berlangsung aman, tertib, dan khidmat.
“Sebagai Kepala Distrik Nusawani, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh warga masyarakat di lima kampung yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan upacara bendera HUT ke-81 RI,” ujar Alex.
Menurut Alex, keterlibatan masyarakat, ASN, guru, serta TNI/Polri menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di Distrik Nusawani. Kebersamaan tersebut, kata dia, perlu terus dipelihara untuk mendukung pelaksanaan pembangunan di tingkat distrik maupun kampung.
Di tengah momentum peringatan kemerdekaan, Alex juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan pembangunan di wilayah Nusawani, terutama program yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
“Kami warga masyarakat Distrik Nusawani sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah. Kiranya wilayah Distrik Nusawani dapat mendapat perhatian terkait pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen,” katanya.
Alex menilai perhatian pemerintah terhadap wilayah distrik dan kampung penting untuk memastikan masyarakat di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan tetap memperoleh akses pembangunan yang layak.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru serta anggota TNI/Polri yang selama ini bertugas di Nusawani dan turut mendukung berbagai kegiatan masyarakat maupun pembangunan di wilayah tersebut.

Sementara itu, Anggota DPRK Kepulauan Yapen, Rian Hendrik, menegaskan bahwa makna kemerdekaan harus dapat dirasakan seluruh masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah pelosok seperti Kampung Perea, Distrik Nusawani.
Menurut Rian, peringatan HUT Kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus memperjuangkan pemerataan pembangunan serta pemenuhan hak masyarakat di berbagai bidang.
“Pesan saya kepada masyarakat, tetap jaga persatuan dan kekeluargaan. Kita di Papua mengenal adat istiadat dan selalu berpegang pada keluarga. Kita juga harus menjaga alam karena dari alam kita hidup,” kata Rian.
Ia mengatakan, kemerdekaan bukan hanya milik masyarakat yang tinggal di perkotaan. Warga di kampung dan wilayah pelosok juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kesempatan dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta kehidupan sosial yang layak.
“Sekecil apa pun peran kita, setiap orang harus menikmati kemerdekaan. Kita harus bisa bermimpi secara bebas, hidup dan bekerja sesuai dengan kemampuan,” ujarnya.
Rian menambahkan, sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat Nusawani akan dibawa dalam pembahasan di DPRK Kepulauan Yapen sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan lembaga legislatif.
Beberapa aspirasi tersebut di antaranya kebutuhan rumah guru, ruang belajar, transportasi bagi guru, serta dukungan di bidang kesehatan dan kebutuhan pembangunan lainnya di tingkat distrik.
“Sesuai kewenangan konstitusi, apa yang kami dapatkan di sini akan kami bawa dalam sidang dan rapat-rapat DPR. Ada beberapa aspirasi, terutama dari guru yang membutuhkan rumah guru, ruang belajar dan transportasi. Di bidang kesehatan juga ada beberapa permintaan dari distrik yang perlu mendapat dukungan,” jelasnya.
Menurut Rian, DPRK memiliki fungsi pengawasan sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sementara itu, realisasi program pembangunan di lapangan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah distrik, kampung, serta masyarakat.
Ia berharap peringatan HUT ke-81 RI di Nusawani tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pembangunan yang lebih merata.
“Harapan saya, kemerdekaan yang kita rayakan hari ini bukan hanya seremonial. Kita harus benar-benar merdeka dalam bentuk kebebasan dan seluruh masyarakat harus menikmati kemerdekaan karena itu adalah hak kita semua. Indonesia berdaulat, adil dan makmur. Merdeka!” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....