Waadefai Cup II Angkat Seni Budaya Bahari Khas Yapen
- 10 Jun 2026 06:47 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Panitia pelaksana Waadefai Cup II mulai membuka pendaftaran peserta untuk pelaksanaan festival seni budaya bahari yang akan digelar pada 11 Juni 2026 di kawasan Pelabuhan Kota Serui. Kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari Waadefai Cup I yang telah sukses dilaksanakan pada tahun sebelumnya.
Ketua Panitia Pelaksana Waadefai Cup II, Yunus Wona, S.Pd., mengatakan kegiatan tahun ini mengusung tema seni budaya bahari sebagai upaya melestarikan budaya masyarakat pesisir di Kabupaten Kepulauan Yapen. Terdapat tiga cabang lomba yang akan dipertandingkan, yakni balap motor perahu 15 PK, lomba dayung perahu tradisional, dan lomba mancing.

“Tiga lomba ini kami pilih karena merupakan ciri khas dan budaya masyarakat pesisir di Kepulauan Yapen, sehingga melalui Waadefai Cup kami ingin mengangkat kembali budaya orang Yapen,” kata Yunus saat diwawancarai, Selasa 9 Juni 2026.
Ia menjelaskan pendaftaran peserta telah dibuka sejak Selasa dan akan berakhir pada Rabu. Setelah penutupan pendaftaran, panitia akan melaksanakan technical meeting guna memberikan penjelasan teknis kepada seluruh peserta.
“Kami masih membuka pendaftaran hingga besok dan tidak menutup kemungkinan peserta masih bisa mendaftar pada hari pelaksanaan jika memungkinkan,” ujarnya.
Menurut Yunus, lomba dayung perahu tradisional menjadi salah satu daya tarik utama karena menampilkan ukiran khas dari berbagai suku di Yapen. Ukiran tersebut berasal dari wilayah 3W, Ampari, Ambai, Menawi hingga Randawaya yang memiliki karakter dan identitas budaya masing-masing.
Selain itu, panitia juga berencana mengolaborasikan motif ukiran tradisional tersebut dengan batik canting khas Papua yang sebelumnya telah diperkenalkan kepada masyarakat. Langkah itu dilakukan agar kekayaan budaya Yapen dapat semakin dikenal dan dikembangkan melalui berbagai media kreatif.
“Kami ingin menampilkan ukiran dan lagu daerah dari setiap suku sehingga ciri khas budaya masyarakat pesisir Yapen benar-benar terlihat dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” jelasnya.
Panitia juga menyiapkan area khusus bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mempromosikan produk mereka selama kegiatan berlangsung. Stand UMKM dan panggung utama akan dipusatkan di kawasan Pantai Cina Tua, sementara persiapan lokasi akan dilakukan melalui kegiatan pembersihan pantai dan pemasangan batas lintasan perlombaan.
Yunus menambahkan Waadefai Cup II digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun Ketua DPRK Kepulauan Yapen yang dikemas dalam kegiatan kebersamaan bersama masyarakat. Ia berharap seluruh warga dapat hadir dan menyaksikan perlombaan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan Waadefai Cup II pada 11 Juni mendatang karena kegiatan ini menjadi momentum mengangkat kembali budaya orang Yapen sekaligus memberikan edukasi kepada generasi penerus tentang warisan budaya yang kita miliki" tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....