Wabup Roi Palunga Inovasi Paving Blok dari Sampah Plastik Layak Dikembangkan
- 09 Jul 2026 11:14 WIB
- Serui
Poin Utama
- Wakil Bupati Kepulauan Yapen mengapresiasi inovasi siswa SMA Negeri 1 Serui dalam mengubah sampah plastik menjadi paving blok sebagai solusi mengurangi pencemaran lingkungan.
- Inovasi pengelolaan sampah plastik berpotensi meningkatkan nilai ekonomi masyarakat melalui bank sampah yang dikelola secara berkelanjutan.
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berkomitmen memberikan dukungan fasilitas dan peralatan untuk meningkatkan kapasitas produksi paving blok dari sampah plastik.
RRI.CO.ID, Serui – Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, mengapresiasi inovasi pengelolaan sampah plastik menjadi paving blok yang dikembangkan oleh siswa SMA Negeri 1 Serui. Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya menjadi solusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memiliki potensi untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati saat menghadiri kegiatan pemaparan sekaligus menyaksikan secara langsung proses pembuatan paving blok dari sampah plastik di SMA Negeri 1 Serui.
Dalam sambutannya, Roi Palunga mengatakan bahwa sebelumnya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen hanya menerima laporan mengenai inovasi daur ulang sampah plastik melalui dinas terkait. Namun, setelah melihat langsung proses pengolahannya, pemerintah daerah menilai inovasi tersebut sangat potensial untuk terus dikembangkan.
“Kami sebelumnya hanya mendengar laporan tentang inovasi ini. Setelah melihat langsung proses pengolahannya, kami semakin yakin bahwa kegiatan seperti ini dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi persoalan sampah plastik di Kabupaten Kepulauan Yapen,” ujar Roi.

Ia menjelaskan, persoalan sampah plastik masih menjadi tantangan di berbagai wilayah. Karena itu, kehadiran inovasi yang mengubah limbah plastik menjadi produk bernilai guna seperti paving blok patut mendapat dukungan dari semua pihak.
Menurutnya, apabila dikelola secara berkelanjutan, masyarakat tidak lagi memandang sampah plastik sebagai limbah yang harus dibuang, melainkan sebagai bahan baku yang memiliki nilai jual. Melalui bank sampah yang dikelola sekolah, masyarakat juga dapat memperoleh tambahan penghasilan dari sampah plastik yang dikumpulkan.
“Kami berharap inovasi ini mampu menjadi motivasi bagi masyarakat agar tidak lagi membuang sampah plastik sembarangan, tetapi mengelolanya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen akan meminta organisasi perangkat daerah terkait untuk mengintervensi program tersebut melalui bantuan fasilitas dan peralatan sehingga kapasitas produksi dapat terus ditingkatkan.
“Kami akan mendorong dinas terkait untuk memberikan dukungan agar pengelolaan ini semakin baik, baik dari sisi sarana maupun fasilitas pendukung, sehingga inovasi ini dapat berkembang lebih maksimal,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SMA Negeri 1 Serui atas kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan. Ia menilai inovasi yang digagas para siswa menjadi contoh bahwa generasi muda mampu menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan melalui karya yang bermanfaat.
Inovasi pembuatan paving blok dari sampah plastik tersebut dikembangkan oleh tim siswa SMA Negeri 1 Serui yang terdiri dari peserta didik kelas X, XI, dan XII. Pemerintah daerah berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....