MRP Pokja Perempuan Jaring Aspirasi Mama Papua Sepi Pembeli

  • 20 Apr 2026 12:59 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Majelis Rakyat Papua (MRP) Kelompok Kerja Perempuan Kembali melaksanakan kegiatan Penyaringan Aspirasi Triwulan I di Serui bersama Perempuan Papua , di Pasar Aroro Iroro Serui maupun Lembaga Perempuan Papua (LP3) Yapen .

Majelis Rakyat Papua Ketua Pokja Perempuan Natalia Barbalina Wona menuturkan pelaksanaan kegiatan penjaringan Aspirasi di Pasar Aroro Iroro Serui bersama dengan perempuan asli papua yang berjualan di pasar, memilih perempuan karena momen hari kartini tanggal 21 April 2026, menjadi momen untuk perempuan merdeka secara ekonomi, Senin 20 April 2026.

Penjaringan Aspirasi ini bertujuan untuk peserta yang merupakan Perempuan Papua menyampaikan permasalahan yang di hadapi , baik menyangkut masalah ekonomi, kesehatan , pendidikan , seluruh aspirasi yang di sampaikan. Aspirasi tersebut nantinya ditindaklanjuti MRP bersama Pemerintah melalui kebijakan yang di buat pemerintah.

Dari Penjaringan Aspirasi Perempuan Papua menyampaikan kurangnya perhatian dari pemerintah terkait dengan bantuan usaha kecil menegah yang di nilai belum merata tidak berpihak kepada penjual khususnya orang asli papua. Terlebih masalah ekonomi, penjual mengeluhkan pendapatannya menurun dratis dikarenakan sepinya pembeli, hal ini disebabkan daya beli masyarakat yang menurun .

"Untuk masalah bantuan usaha kepada penjual khususnya perempuan asli papua akan di tindak lanjuti ke pemerintah daerah untuk melihat bagian ini , mengkaji kembali bantuan yang selama ini berikan sehingga perempuan papua yang belum mendapat bantuan dapat di akomodir, sementara untuk permintaan agar pengelola program makan bergizi gratis untuk makanan pangan lokal di msaukan dalam program MBG, pengelola bersinergi dengan penjual bahan pangan lokal yang ada untuk pangan lokal di ambil dari penjual. bagian ini akan di bahas bersama melalui rakor dengan pengelola MBG , agar supaya kedepan bahan pangan lokal MBG tidak di datangkan dari luar tetapi di ambil dari penjual , untuk membantu meningkatkan pendapatan penjual ," Ujar Natalia Barbalina Wona.

Selain itu Natalia Barbalina Wona menjelaskan terkait dengan stimulan modal usaha MRP akan berkomunikasi dengan Pemda Yapen seperti apa mekanisme bantuan tersebut , yang di mulai dengan pendataan mama2 papua yang berjualan di pasar aroro iroro serui , ini di lakukan sehingga pada saat bantuan tersebut turun tepat sasaran tepat guna.

" Untuk Bantuan Stimulan kepada Penjual bagian ini akan di komunikasikan dengan Pemda Yapen seperti apa, mekanisme bantuan ini, sehingga harapan penjual untuk mendapat bantuan ini guna membantu mereka dapat terwujud, sebelum bantuan ini di salurkan melalui Organisasi perempuan yang suda di bentuk akan melakukan pendataan terhadap penjualan khususnya perempuan papua , data ini penting untuk mengetahui berapa banyak mereka yang berjualan , yang belum mendapat bantuan dan yang suda mendapat bantuan pemerintah ," Kata Natalia Barbalina Wona

Natalia Barbalina Wona berharap penjaringan aspirasi di lakukan dengan tujuan untuk dapat menjawab persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat papua khusus perempuan dapat teratasi sehingga perempuan papua bisa bangkit untuk meningkatkan usahanya demi kesejateraan keluarga dan masa depan generasi papua yang lebih baik .

Usai dari kegiatan Penjaringan Aspirasi Natalia B , Wona bersama Tim berkesempatan membangikan makanan kepada mama2 papua penjual di pasar aroro iroro serui sebagai wujud kepedulian dan kasih .

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....