Puskesmas Serui Kota Buka Layanan IGD untuk Tangani Pasien Gawat Darurat

  • 25 Mar 2026 10:39 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui – Puskesmas Serui Kota, Kabupaten Kepulauan Yapen, kini menghadirkan layanan baru Unit Gawat Darurat (IGD) guna menangani pasien dalam kondisi darurat. Layanan ini mulai beroperasi setiap hari pukul 14.00 WIT, sebagai bagian dari program Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen yang diluncurkan oleh Bupati Yapen.

Kepala Puskesmas Serui Kota, dr. Agnes Irayne Lakoy, menjelaskan bahwa penambahan jam layanan ini bertujuan untuk mengantisipasi pasien yang tidak tertangani di rumah sakit,karena kapasitas bukan pasien gawat darurat.

“Penambahan layanan IGD ini untuk mengantisipasi pasien yang datang ke rumah sakit namun tidak tertanggani, sehingga bisa langsung mendapatkan pelayanan di Puskesmas Serui Kota,” ujar dr. Agnes.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan reguler tetap berlangsung pada pagi hari melalui poli umum. Sementara itu, layanan IGD difokuskan khusus bagi pasien dengan kondisi darurat.

“Untuk pasien dengan keluhan biasa tetap dilayani pada pagi hari di poli. Sedangkan IGD ini diperuntukkan bagi pasien yang benar-benar dalam kondisi gawat darurat agar bisa segera ditangani,” jelasnya.

Menurut dr. Agnes, kehadiran IGD di Puskesmas Serui Kota juga diharapkan dapat membantu mengurangi beban pelayanan di rumah sakit. Jika pasien yang ditangani di UGD puskesmas tidak menunjukkan perbaikan, maka akan dirujuk ke RSUD Serui.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pelayanan di puskesmas tidak bergantung pada kepemilikan jaminan kesehatan.

“Pelayanan tetap diberikan kepada semua pasien, baik yang memiliki KIS, BPJS, maupun yang belum memiliki jaminan kesehatan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan IGD di puskesmas apabila menghadapi kondisi darurat.

“Kami menghimbau masyarakat, jika terjadi kondisi gawat darurat, tidak harus langsung ke rumah sakit. Bisa datang terlebih dahulu ke Puskesmas Serui Kota yang kini telah membuka layanan IGD mulai pukul dua siang,” kata dr. Agnes.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....