Mitos atau Fakta: Minum Es Bikin Gemuk?
- 04 Mei 2026 02:54 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Banyak orang masih percaya bahwa minum es dapat menyebabkan berat badan naik atau membuat tubuh menjadi gemuk. Tidak sedikit juga yang menghindari minuman dingin saat sedang menjalani program diet. Namun, benarkah es batu menjadi penyebab kegemukan? Atau sebenarnya anggapan ini hanyalah mitos yang sudah lama beredar? Untuk memahaminya, kita perlu melihat dari sisi pola makan dan kebiasaan sehari-hari.
Sebenarnya, es batu atau air dingin tidak secara langsung membuat seseorang gemuk. Es hanyalah air yang dibekukan dan hampir tidak memiliki kalori. Jadi, jika seseorang minum air es tanpa tambahan gula, susu, sirup, atau bahan manis lainnya, maka minuman tersebut tidak akan menyebabkan kenaikan berat badan secara signifikan.
Lalu, mengapa banyak orang menganggap minum es bikin gemuk? Biasanya hal ini terjadi karena minuman dingin sering disajikan bersama bahan tambahan tinggi kalori. Contohnya teh manis dingin, kopi susu dingin, minuman bersoda, boba, milkshake, atau sirup. Kandungan gula dan kalori dari bahan tambahan itulah yang bisa memicu kenaikan berat badan jika dikonsumsi berlebihan.
1. Es batu bukan penyebab utama gemuk
Yang memengaruhi berat badan adalah jumlah kalori yang masuk ke tubuh dibandingkan kalori yang dibakar melalui aktivitas.
2. Minuman manis dingin lebih berisiko
Jika sering mengonsumsi minuman dingin tinggi gula, berat badan bisa meningkat lebih cepat.
3. Pola hidup tetap menjadi kunci
Kurang bergerak, sering ngemil, makan berlebihan, dan jarang olahraga jauh lebih berpengaruh dibandingkan sekadar minum es.
Jadi, anggapan bahwa minum es bikin gemuk lebih tepat disebut mitos. Air es biasa tidak menyebabkan kegemukan. Yang perlu diperhatikan justru isi minumannya dan pola hidup sehari-hari. Jika ingin menjaga berat badan, pilih air putih dingin tanpa gula serta tetap menjaga pola makan seimbang dan rutin beraktivitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....