Strategi Pemkab Berau Dorong Pemerataan Pembangunan

  • 03 Feb 2026 06:49 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau - Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendorong kemajuan kampung-kampung terus dibuktikan melalui kebijakan yang berpihak pada prestasi dan potensi lokal. Pada tahun ini, sebanyak 15 kampung menerima anggaran khusus atau reward sebagai bentuk apresiasi atas capaian pembangunan dan pengelolaan potensi yang dinilai unggul.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas,  mengatakan pemberian reward tersebut ditujukan secara khusus kepada kampung-kampung berprestasi yang telah memenuhi indikator tertentu. Menurutnya, capaian itu tidak datang secara instan, melainkan melalui kerja keras, inovasi, dan kolaborasi antara pemerintah kampung dan masyarakat.

Dijelaskannya, reward bukan semata-mata bentuk penghargaan, tetapi juga strategi untuk memotivasi kampung lain agar terdorong mengembangkan potensi masing-masing. “Supaya kampung-kampung yang lain juga merasa terpacu untuk meningkatkan potensi yang mereka miliki,” ujar Bupati Sri kepada RRI, dikutip dari youtube RRI Samarinda, Senin 2 Februari 2026.

Baca juga: Komitmen Berau Membangun Pariwisata Berkelanjutan

Dalam kebijakan pembangunan kampung, lanjut Sri, langkah awal yang harus dilakukan adalah mengoptimalkan sumber daya alam yang tersedia di setiap wilayah. Setiap kampung, menurutnya, memiliki keunikan dan keunggulan tersendiri yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi lokal.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Berau tidak pernah membeda-bedakan perlakuan antarwilayah. “Tidak ada istilah menganakemaskan atau menganaktirikan kampung tertentu. Seluruh kampung dan kecamatan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensi masing-masing,” katanya.

Baca juga: Sosok Sri Juniarsih Bukti Kesetaraan Gender di Kabupaten Berau

Kabupaten Berau sendiri terdiri atas 13 kecamatan yang seluruhnya memiliki kekayaan sumber daya alam luar biasa. Kondisi tersebut menjadi dasar kuat bagi pemerintah daerah untuk memberikan perhatian dan dukungan yang adil kepada seluruh kampung, tanpa terkecuali.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat meresmikan Jembatan Sei Bataan, Jembatan Sei Sumbang, dan Dermaga Teluk Sulaiman di Kecamatan Biduk-Biduk, untuk membuka akses, memperlancar mobilitas, dan memperkuat konektivitas wilayah pesisir. (Foto: Instagram Bupati Berau @srimaksir)

Pemberian reward kepada kepala kampung juga dimaknai sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan di tingkat akar rumput. Menurutnya,  peran kepala kampung sangat strategis dalam menggerakkan masyarakat dan mengelola potensi wilayah, sehingga layak mendapatkan penghargaan atas kinerja yang baik.

Lebih jauh, Bupati Sri mengatakan masih banyak kampung lain di Berau yang memiliki keindahan alam luar biasa dan belum sepenuhnya terekspos. Kawasan Kelai dan Segah, misalnya, dinilai memiliki daya tarik alam yang tak kalah menarik dan berpotensi dikembangkan ke depan.

Baca juga: Konsistensi Membangun SDM demi Berau Maju dan Berkelanjutan

Menurutnya, kebijakan reward kampung berprestasi diharapkan mampu menciptakan efek berantai bagi pembangunan daerah. “Ketika satu kampung maju, kampung lain akan terdorong untuk belajar, berinovasi, dan meningkatkan daya saingnya secara sehat,” ucapnya.

Melalui pendekatan apresiatif dan pemerataan dukungan, Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pembangunan berbasis kampung. Kepemimpinan Sri Juniarsih Mas menegaskan kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pusat kota, tetapi dari seberapa kuat dan mandirinya kampung-kampung yang menjadi fondasi utama Berau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....