Pemkab Agam Siapkan Mekanisme Perlindungan Perempuan dan Anak

  • 30 Sep 2026 16:07 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kabupaten Agam menyiapkan mekanisme koordinasi perlindungan perempuan dan anak saat bencana dan kondisi darurat. Mekanisme tersebut dibahas melalui Subklaster Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Berbasis Gender.

Pembahasan dilakukan dalam Pertemuan Koordinasi Lanjutan Subklaster Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender dan Pemberdayaan Perempuan atau Subklaster PP KBG PP di Lubuk Basung, Senin 28 September 2026. Forum tersebut juga membahas sosialisasi Draft SK Mekanisme Koordinasi Subklaster PP KBG PP.

Asisten I Setda Agam Yunilson mengatakan perlindungan perempuan dan anak membutuhkan koordinasi lintas sektor. Menurutnya, penanganan harus dilakukan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing instansi.

“Perlindungan perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan seluruh sektor. Sehingga penanganannya dapat dilakukan secara terpadu sesuai tugas dan kewenangan masing-masing,” ujarnya.

Koordinasi tersebut mencakup tahapan sebelum bencana, saat tanggap darurat, hingga pascabencana. Kesiapsiagaan diperlukan untuk memastikan kebutuhan perempuan dan anak tetap diperhatikan dalam setiap tahapan.

Dalam forum tersebut, pemerintah dan instansi terkait membahas pembagian peran dalam Subklaster PP KBG PP. Pembahasan juga mencakup kebutuhan perlindungan perempuan dan anak di lapangan.

Salah satu materi yang dibahas adalah ketersediaan data terpilah untuk mendukung penanganan. Forum juga membahas pencegahan kekerasan berbasis gender di lokasi pengungsian.

Kebutuhan spesifik perempuan dan anak turut menjadi bagian pembahasan. Selain itu, peserta membahas layanan psikososial dan perlindungan anak dalam situasi bencana.

Pengarusutamaan gender juga dibahas dalam mitigasi dan penanganan pascabencana. Langkah tersebut berkaitan dengan kebutuhan perlindungan perempuan dan anak dalam kondisi khusus.

Pemkab Agam melalui penguatan Subklaster PP KBG PP mendorong mekanisme perlindungan yang lebih terpadu. Mekanisme tersebut mencakup koordinasi lintas sektor agar penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan responsif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....