Burung dalam Wayang Padang Jadi Sindiran agar Pentingya Cek Ulang Berita

  • 29 Sep 2026 08:03 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Tokoh burung dalam pementasan "Wayang Padang" membawa pesan sindiran tentang kabar yang beredar tanpa diverifikasi. Pementasan adaptasi naskah Wisran Hadi oleh Komunitas Seni Ku-liek itu digelar di Gedung Taman Budaya Sumatera Barat pada Minggu malam 27 September 2026, dalam rangkaian Alek Teater 10.

Sutradara Afdal Putra mengungkapkan burung-burung di atas panggung tidak dihadirkan sekadar sebagai pelengkap cerita. Ia menyebut tokoh itu sebagai representasi dari kabar burung, yakni informasi yang menyebar tanpa kejelasan sumber.

"Kita dianggap membuat kabar burung. Orang-orang banyak gak percaya, semua berita kita tanpa mau cross-check terlebih dahulu," ujarnya.

Afdal menjelaskan memaknai simbol tersebut dari keserahannya mengenai inforasi yang tidak benar yang mudah beredar di masyarakat. Karena itu, ia memilih burung sebagai lambang yang mudah dikenali penonton.

Dalam pementasan, burung-burung tersebut tampil bersama tokoh lain, seperti perempuan penunggu sawah, penghulu, anak kecil, dan orang-orangan yang menjadi wujud wayang. Semua tokoh dimainkan langsung oleh aktor, sehingga wayang hadir dalam bentuk manusia, bukan boneka seperti dalam tradisi Sunda dan Jawa.

Afdal menegaskan sindiran dalam naskah tidak diarahkan pada isu tertentu di luar cerita. Ketika ditanya apakah pementasan menyinggung situasi bencana di Sumatera Barat, ia menjawab. Menurutnya, satir dalam naskah lebih berkaitan dengan kebiasaan menjual apa saja, bahkan hampir sampai ideologi negara.

Di luar simbol burung, pementasan ini berangkat dari tema besar "Manimbang Tradisi" dan persoalan harta pusaka di Minangkabau. Afdal mengapresiasi Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat dan Taman Budaya Sumatera Barat yang menggelar teater alek nagari, Ia berharap kegiatan tersebut dapat diperkuat dengan faslitias kebudayaan yang memadai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....