Padang Fashion Summit Libatkan 160 Tenant, Angkat Fesyen Berbasis Budaya
- 10 Agt 2026 06:37 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Padang Fashion Summit 2026 melibatkan 160 tenant yang terdiri dari pelaku kuliner, produk unggulan UMKM, serta puluhan desainer. Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 tersebut berlangsung di The ZHM Premier Hotel Padang, 9–10 Agustus 2026.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengatakan Padang Fashion Summit menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Padang dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya di Kota Padang. Menurutnya, fesyen dapat menjadi media untuk mengangkat nilai budaya agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
“Padang Fashion Summit adalah bagian dari pelestarian budaya yang kita cintai. Inilah salah satu upaya pemerintah Kota Padang menjaga serta melestarikan adat dan budaya,” ujar Maigus saat membuka Padang Fashion Summit 2026, Minggu 9 Agustus 2026.
Maigus menilai pengembangan budaya juga telah dilakukan melalui berbagai program pemerintah, termasuk gastronomi yang tidak hanya mengangkat makanan, tetapi juga nilai adat dan budaya . Karena itu, ia berharap Padang Fashion Summit dapat membangkitkan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.

Salah seorang pelaku usaha fesyen yang mengikuti Padang Fashion Summit, Tatias Marni di tenan Padang Fashion Summit 2026 (Foto: RRI/Vebyan Syafitra)
Sementara itu, salah seorang pelaku usaha fesyen yang mengikuti Padang Fashion Summit, Tatias Marni dari Ririn Collection, membawa produk busana Muslim khas Minangkabau. Produk yang menjadi andalannya adalah baju basiba.
Menurut Tatias, desain baju basiba yang diproduksinya dibuat lebih modern tanpa meninggalkan unsur budaya. Sejumlah ciri khas baju basiba tetap dipertahankan, termasuk bagian kikiek di ketiak dan pola jahitan pada bagian badan.
“Nilai-nilai budayanya tetap kita jaga. Tetapi tampilannya masih cantik,” ujarnya.
Tatias berharap kegiatan serupa terus memberikan ruang bagi UMKM untuk memasarkan produk mereka. Ia menilai keterlibatan UMKM dalam pameran dapat membantu memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk berbasis budaya kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....