HJK ke-357 Jadi Momentum Padang Perkuat Ekonomi Kreatif
- 12 Agt 2026 02:08 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Padang menutup rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 dengan memperkuat arah pengembangan kota berbasis ekonomi kreatif, gastronomi, dan industri fashion. Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 6 Agustus 2026 tersebut dinilai tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha dan subsektor ekonomi kreatif untuk berkembang.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menutup rangkaian HJK ke-357 yang dirangkaikan dengan penutupan Padang Fashion Summit (PFS) di ZHM Premiere Hotel, Senin 10 Agustus 2026 malam. Mengusung tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City”, rangkaian HJK diarahkan untuk memperkuat identitas Kota Padang sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui berbagai agenda berskala kota hingga internasional.
Fadly mengatakan, keberhasilan rangkaian HJK tidak hanya diukur dari kemeriahan kegiatan, tetapi juga dari dampaknya terhadap perekonomian masyarakat. Ia mengapresiasi panitia, pelaku ekonomi kreatif, komunitas, pelaku usaha, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan rangkaian kegiatan.
Menurutnya, momentum HJK menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Padang sebagai kota kreatif yang mampu mengembangkan kekayaan lokal menjadi kekuatan ekonomi. Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah Padang Fashion Summit. Kegiatan tersebut tidak hanya menampilkan karya busana, tetapi juga mempertemukan desainer, perajin, pelaku usaha, dan potensi budaya lokal dalam satu ekosistem kreatif.
Fadly menegaskan, Pemko Padang akan terus mendorong pengembangan berbagai subsektor ekonomi kreatif, mulai dari gastronomi, seni pertunjukan, desain, hingga fashion. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Padang masuk dalam Jaringan Kota Kreatif UNESCO.
Ketua Dekranasda Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, mengatakan PFS menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi sekaligus mendorong pertumbuhan industri fashion daerah. “Padang Fashion Summit bukan sekadar panggung peragaan busana, tetapi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi dan melesatkan potensi industri fashion lokal,” ujarnya.
PFS 2026 juga memperluas jejaring kreatif Padang ke tingkat internasional dengan menghadirkan empat desainer mancanegara. Tiga desainer berasal dari Australia dan satu desainer dari Malaysia.
Kehadiran desainer internasional tersebut menjadi peluang pertukaran gagasan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas lokal kepada jejaring industri fashion yang lebih luas.
Peringatan HJK ke-357 tidak hanya menjadi perayaan hari jadi kota, tetapi juga momentum memperkenalkan identitas Padang, memperluas jejaring ekonomi kreatif, dan membangun pengalaman wisata sebagai bagian dari upaya menuju kota gastronomi dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....