Lansia Padang Panjang Belajar Tetap Aktif Mandiri
- 31 Agt 2026 16:37 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Sebanyak 80 lanjut usia (lansia) mengikuti Sekolah Lansia Angkatan Kedua di Kota Padang Panjang sebagai ruang untuk terus belajar, bersosialisasi, dan menjaga kemandirian. Program tersebut mendorong lansia tetap sehat, aktif, produktif, serta memiliki peran di tengah keluarga dan masyarakat.
Peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan kesehatan fisik dan mental, pola hidup sehat, aktivitas sosial, hingga kemandirian. Pembelajaran tersebut diharapkan dapat membantu para lansia menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih sehat dan berkualitas.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengatakan bertambahnya usia bukan alasan bagi seseorang untuk berhenti belajar dan berkarya. Menurutnya, lansia tetap memiliki potensi, pengalaman, dan peran yang dapat memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
“Menjadi lansia bukan berarti berhenti untuk belajar. Justru melalui Sekolah Lansia ini kita ingin memastikan para lansia tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan memiliki ruang untuk bersosialisasi serta berbagi pengalaman,” ujar Hendri saat membuka Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Senin, 31 Agustus 2026.
Hendri menilai perhatian terhadap lansia perlu diberikan secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan. Ruang untuk belajar dan berinteraksi sosial juga penting agar lansia tetap memiliki kepercayaan diri serta mampu menjaga kemandiriannya.
Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny Maria Feronika Hendri, mengatakan keberadaan Sekolah Lansia sejalan dengan upaya membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera. Ia menilai pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki lansia merupakan aset penting yang dapat diwariskan kepada keluarga dan generasi berikutnya.
“Harapan kita, Sekolah Lansia ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan semangat para lansia dalam menjalani kehidupan,” katanya.
Menurut Maria, lansia perlu ditempatkan sebagai bagian aktif dalam kehidupan bermasyarakat, bukan hanya sebagai kelompok yang menerima pelayanan. Dengan adanya ruang interaksi dan pembelajaran, para lansia dapat terus mengembangkan kemampuan sekaligus berbagi pengalaman yang mereka miliki.
Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Kota Padang Panjang, Winarno, mengatakan 80 peserta angkatan kedua diharapkan dapat mengikuti seluruh pembelajaran dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan yang diperoleh di sekolah tersebut diharapkan mendukung terciptanya lansia yang sehat, tangguh, mandiri, dan bahagia.
“Kita harapkan dengan kembali digelarnya Sekolah Lansia ini, tercipta semakin banyak lansia yang sehat, tangguh, mandiri, bahagia, dan tetap memiliki peran aktif di tengah keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....