Enam Bulan Beroperasi, SAR Agam Tangani 17 Kejadian
- 30 Agt 2026 16:11 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Unit Pos SAR Agam mencatat telah menangani 17 kejadian operasi pencarian dan pertolongan sepanjang 2026. Pos SAR yang baru beroperasi selama enam bulan tersebut menangani ratusan korban, dengan 22 orang di antaranya meninggal dunia.
Koordinator Unit Pos SAR Agam, Atta Priono mengatakan, keberadaan pos tersebut berawal dari bencana besar yang terjadi di Palembayan pada akhir 2025. Kondisi itu mendorong Kantor SAR Padang menginisiasi pembentukan Unit Pos SAR Agam untuk memperpendek waktu respons terhadap kejadian di wilayah tersebut.
Selama enam bulan beroperasi kata Atta, Unit Pos SAR Agam telah terlibat dalam sejumlah operasi pencarian dan evakuasi korban. Di antaranya evakuasi jenazah di Palembayan, evakuasi mobil terbalik di Kabupaten Padang Pariaman, penanganan longsor di Lubuk Landai, serta evakuasi pemuda yang tersesat di Sungai Ranggeh, Maninjau.
"Dari 17 kejadian tersebut tercatat sekitar 250 korban yang ditangani tim SAR Agam. Dari jumlah tersebut, 6 luka luka , 21 orang meninggal dunia dan satu orang masih dinyatakan hilang hingga saat ini," ucapnya, Minggu, 30 Agustus 2026.
Lebih lanjut, Atta Priono menyebutkan keterbatasan peralatan masih menjadi salah satu kendala Unit Pos SAR Agam dalam mendukung operasi di lapangan. Sejumlah peralatan yang masih dibutuhkan antara lain perlengkapan selam, perahu rafting untuk penyelamatan di sungai, serta perahu karet.
Selain peralatan, Atta menambahkan Unit Pos SAR Agam juga membutuhkan bangunan pos yang permanen. Saat ini, pos tersebut masih menumpang di rumah dinas Camat Lubuk Basung, sehingga keberadaan fasilitas tetap diperlukan untuk menunjang kesiapsiagaan dan mempercepat respons operasi SAR.
"Iyaa saat ini kami masih keterbatasan personel serta sarana dan prasarana. Apalagi wilayah kerja SAR Agam tidak sepenuhnya daerah Agam aja, namun masuk Padang- Pariaman, Pariaman Bagian Timur, dan hampir mendekati daerah Pasaman Timur," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....