Padang Perkuat Pendidikan Berdaya Saing Global
- 27 Agt 2026 00:34 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Padang mendorong penguatan kerja sama pendidikan internasional untuk membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda memperoleh pengalaman dan kompetensi berstandar global. Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat posisi Padang sebagai salah satu kota pendidikan di Indonesia.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan hal itu saat menghadiri Gala Dinner International Conference on Applied Sciences, Information Technology, and Engineering (IcoASNITEC) ke-7 di Rumah Gadang Baiturrahmah, Rabu, 26 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian forum ilmiah yang mempertemukan akademisi dan peserta dari Indonesia serta Malaysia.
Fadly mengapresiasi kolaborasi internasional yang terjalin antara Politeknik Negeri Padang (PNP) dan Politeknik Ibrahim Sultan (PIS) Malaysia. Menurutnya, kerja sama antarlembaga pendidikan dapat menjadi ruang untuk bertukar gagasan, memperluas jejaring akademik, sekaligus menghasilkan riset yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan internasional ini menjadi momentum untuk berbagi ide, dan gagasan. Hasil riset yang telah dilakukan, bisa memberikan dampak bagi dunia pendidikan di Kota Padang,” katanya.
Ia mengatakan Pemko Padang juga terus mendorong peningkatan kapasitas generasi muda melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara. Salah satunya dilakukan melalui skema beasiswa perguruan tinggi luar negeri untuk memberikan kesempatan kepada pelajar daerah mendapatkan pengalaman pendidikan internasional.
Saat ini, Pemko Padang telah memfasilitasi 14 pelajar untuk menempuh pendidikan di Arizona State University, Amerika Serikat. Selain itu, pemerintah daerah berencana mengirimkan 60 anak ke Provinsi Guangdong, China sebagai bagian dari pengembangan akses pendidikan berwawasan global.
“Melalui program ini, kami mendorong anak-anak Kota Padang untuk mendapatkan pengalaman pendidikan bertaraf internasional, sehingga ke depan lahir generasi muda yang berwawasan global dan berdaya saing,” ujarnya.
Fadly berharap kolaborasi PNP dan PIS Malaysia dapat terus diperkuat dan dikembangkan ke berbagai bidang. Ia juga mendorong agar kerja sama tersebut membuka peluang baru, termasuk pengembangan program beasiswa dengan perguruan tinggi di luar negeri.
Sementara itu, Direktur PNP Revalin Herdianto mengatakan IcoASNITEC merupakan forum ilmiah strategis antarnegara yang menjadi wadah pertukaran pengetahuan di bidang sains terapan, teknologi informasi, dan teknik. Konferensi tersebut pertama kali digelar pada 2017 dan sempat terhenti pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19.
“IcoASNITEC pertama kali digelar pada 2017. Penyelenggaraannya sempat terhenti pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19, sebelum kembali dilanjutkan hingga memasuki edisi ketujuh pada tahun ini,” ujar Revalin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....