Pemko Padang Usulkan Tiga Jembatan Lubuk Kilangan ke Pemerintah Pusat
- 27 Agt 2026 06:17 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemko Padang mengusulkan pembangunan tiga jembatan di Kecamatan Lubuk Kilangan menggunakan dana pemerintah pusat. Usulan tersebut ditujukan untuk mengganti akses penghubung yang masih menggunakan jembatan Bailey dan jembatan gantung.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan usulan pembangunan telah didorong melalui pemerintah pusat. Pemko juga berkoordinasi dengan DPRD Sumatera Barat dan DPRD Kota Padang.
“Untuk tiga jembatan yang kita tinjau kemarin, itu kita coba usulkan melalui dana pusat pemerintah. Kita coba kolaborasi sinergi dengan kota, DPRD Provinsi dan juga DPRD Kota Padang,” ujar Malvi dalam program Halo RRI, Rabu 26 Agustus 2026.
Malvi mengatakan Pemko Padang turut melibatkan sejumlah pemuka masyarakat dalam memperkuat usulan tersebut. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan pembangunan jembatan mendapat dukungan anggaran pemerintah pusat.
Menurutnya, dua dari tiga jembatan yang diusulkan telah memiliki dokumen Detail Engineering Design (DED). Dokumen perencanaan tersebut telah final, sementara sejumlah data pendukung masih dilengkapi.
“Untuk dua jembatan itu DED-nya sudah final. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa kita luluskan proses perencangannya,” ujar Malvi.
Sementara itu, satu jembatan lainnya merupakan usulan baru dari masyarakat Lubuk Kilangan. Jembatan tersebut direncanakan menghubungkan Kelurahan Koto Lalang dengan Kelurahan Baringin.
Malvi mengatakan proses verifikasi dan perencanaan masih perlu diselesaikan sebelum usulan masuk tahap penganggaran. Pemko Padang berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan tiga jembatan tersebut.
Pembangunan jembatan permanen dinilai penting untuk memperkuat akses dan konektivitas masyarakat di Kecamatan Lubuk Kilangan. Pemko Padang akan melanjutkan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan usulan tersebut dapat direalisasikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....