Enam Rumah Terbakar di Padang Tiakar, Enam KK Terdampak

  • 18 Agt 2026 01:54 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Enam rumah mengalami kerusakan berat akibat kebakaran di Kelurahan Padang Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 19.20 WIB. Peristiwa tersebut berdampak terhadap enam kepala keluarga dengan total 24 jiwa, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Dari 24 warga terdampak, terdapat sembilan laki-laki dan 15 perempuan. Di antara mereka, tujuh merupakan anak sekolah dan tiga lainnya masih bayi.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman mengatakan, petugas Pemadam Kebakaran bersama BPBD, PLN, warga, serta pengurus RT dan RW langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Petugas gabungan berjibaku memadamkan api sekaligus mencegah kobaran menjalar ke rumah di sekitar lokasi.

“Data awal yang kami terima menunjukkan sekitar enam rumah terbakar. Rumah tersebut dihuni enam KK dengan jumlah keseluruhan 24 jiwa,” kata Elzadaswarman di lokasi kejadian, Sabtu malam.

Ia bersyukur api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya. “Syukur, api sudah berhasil dipadamkan. Respons cepat petugas Damkar bersama RT, RW dan masyarakat membantu mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain,” ujarnya.

Usai api dipadamkan, Pemko Payakumbuh langsung melakukan pendataan untuk memastikan kebutuhan darurat warga dapat dipenuhi. Elzadaswarman bersama Sekda Payakumbuh Rida Ananda, BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP dan Damkar, serta jajaran terkait turun langsung memantau kondisi korban.

Untuk sementara, warga yang rumahnya terbakar mengungsi ke rumah saudara. Pemerintah daerah juga menyalurkan kebutuhan mendesak, di antaranya makan malam yang disediakan Sekda, bantuan penerangan dari Dinas Pekerjaan Umum, serta perlengkapan tidur darurat dari BPBD.

Baznas Kota Payakumbuh turut menyalurkan bantuan spontan kepada keluarga terdampak. Elzadaswarman mengatakan pemerintah akan terus memantau kondisi korban dan menyesuaikan penanganan berdasarkan kebutuhan di lapangan, terutama bagi keluarga yang membutuhkan tempat tinggal sementara.

“Apabila diperlukan, kami siap menyiapkan tenda sementara bagi para korban,” katanya. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan total kerugian masih dalam proses pendataan.

Pendataan lanjutan dilakukan unsur kecamatan dan kelurahan bersama LPM, RT, RW, serta tokoh masyarakat. Pemko Payakumbuh memastikan penanganan pascakebakaran terus dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait, dengan memperhatikan kebutuhan seluruh keluarga terdampak, termasuk anak-anak dan bayi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....