Bantuan Revitalisasi Pendidikan di Sumbar Naik, 920 Sekolah Jadi Penerima

  • 12 Agt 2026 09:42 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah memperluas program bantuan revitalisasi satuan pendidikan di Sumatera Barat pada 2026. Jumlah satuan pendidikan penerima meningkat dari 337 pada 2025 menjadi 920 satuan pendidikan pada 2026.

Berdasarkan laporan program bantuan pemerintah revitalisasi tahun anggaran 2025 dan 2026, total bantuan yang dialokasikan untuk Sumatera Barat pada 2026 mencapai Rp617,24 miliar. Jumlah tersebut meningkat sekitar 106 persen dibandingkan alokasi tahun 2025 yang mencapai Rp300,06 miliar.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyambut baik perluasan program tersebut. Menurutnya, bertambahnya penerima bantuan menjadi peluang untuk mempercepat pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai daerah.

“Semakin banyak sekolah yang mendapatkan perhatian, semakin banyak juga anak-anak kita yang bisa belajar di lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman. Karena itu, kita menyambut baik ketika program revitalisasi diperluas,” ujar Vasko pada Senin 10 Agustus 2026.

Perluasan program mencakup berbagai jenjang pendidikan. Peningkatan paling besar terjadi pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD), dengan jumlah penerima PAUD meningkat 774 persen dan SD sebesar 228 persen dibandingkan 2025.

Pada 2026, bantuan diberikan kepada 271 satuan pendidikan PAUD dengan nilai sekitar Rp110,17 miliar, 443 SD sekitar Rp245,73 miliar, 142 SMP sekitar Rp172,44 miliar, serta 64 SMA dan sederajat sekitar Rp88,89 miliar.

Vasko menilai perhatian terhadap PAUD dan SD penting untuk memperkuat fondasi pendidikan sejak dini. Pemenuhan sarana dan prasarana yang layak, menurutnya, perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik.

"Revitalisasi satuan pendidikan tidak selalu berupa pembangunan gedung baru. Bantuan dapat digunakan untuk memperbaiki ruang kelas, atap dan plafon, lantai, sanitasi dan toilet, pengecatan hingga penataan lingkungan sekolah sesuai kebutuhan," ucapnya.

Pemprov Sumbar, lanjut Vasko, akan mengawal pelaksanaan program tersebut agar bantuan pemerintah pusat memberikan manfaat optimal bagi sekolah penerima. “Revitalisasi ini bukan hanya soal memperbaiki bangunan, tetapi bagian dari investasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi Sumatera Barat ke depan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....