Pengamat Soroti Tata Kelola HJK Padang ke-357, Perlu Evaluasi

  • 12 Agt 2026 05:32 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pelaksanaan rangkaian Hari Jadi Kota Padang (HJK) ke-357 pada 6 hingga 10 Agustus 2026 dinilai perlu menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kota Padang, terutama terkait tata kelola kegiatan dan keamanan publik. Sejumlah kejadian yang muncul selama rangkaian kegiatan menjadi pembelajaran penting agar penyelenggaraan event berskala besar di Kota Padang ke depan dapat berlangsung lebih tertata dan aman.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Negeri Padang (UNP), Dr. Zikri Alhadi, mengatakan pelaksanaan HJK yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar membutuhkan manajemen event yang matang sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Menurutnya, semakin sering pemerintah menggelar kegiatan berskala besar, semakin banyak pula pengalaman yang seharusnya dapat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan.

Zikri menilai, pemilihan kawasan Jembatan Siti Nurbaya sebagai salah satu lokasi kegiatan cukup tepat karena kawasan tersebut merupakan ikon Kota Padang. Namun, penggunaan lokasi dengan daya tarik tinggi harus dibarengi perencanaan detail, mulai dari kapasitas kawasan, akses pengunjung, jalur evakuasi hingga pengaturan lalu lintas, terutama ketika terjadi lonjakan jumlah warga.

Ia menyebut kepadatan pengunjung dalam konser Senin malam menjadi salah satu catatan yang perlu dievaluasi karena terdapat dua anak yang sempat terpisah dari rombongan keluarganya. “Kalau kita lihat dengan semakin sering kegiatan dilakukan di Kota Padang ini, mestinya semakin banyak pembelajaran yang didapat dan penyelenggaraan berikutnya bisa semakin baik,” ucapnya, Selasa, 11 Agustus 2026.

Menurut Zikri, Pemko Padang juga perlu mengevaluasi jumlah serta pola penyelenggaraan event agar kemeriahan HJK tetap sebanding dengan kemampuan pengelolaan di lapangan. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang profesional antara panitia, petugas keamanan, pelayanan pengunjung, pengaturan lalu lintas hingga pengelolaan anggaran.

Zikri juga menilai tema yang diangkat dalam setiap HJK harus memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dan potensi Kota Padang, sehingga tidak berhenti sebagai konsep acara semata. “Tema sangat menentukan lokasi dan kegiatan yang diangkat, sehingga pembelajaran dari pelaksanaan tahun ini harus benar-benar menjadi acuan untuk kegiatan berikutnya,” katanya.

"Saya berharap pengalaman dan berbagai kejadian selama HJK ke-357 dapat menjadi dasar perbaikan dalam menentukan tema, lokasi, jumlah kegiatan maupun pola pengelolaan event pada tahun mendatang. Dengan tata kelola yang semakin profesional, kemeriahan HJK diharapkan tidak hanya terasa selama acara berlangsung, tetapi juga memberikan dampak positif dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta pembangunan Kota Padang," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....