Pemprov Sumbar Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah Indian Ocean High-Level Forum 2027

  • 12 Agt 2026 13:23 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) menawarkan diri menjadi host region atau tuan rumah Indian Ocean High-Level Forum 2027. Gagasan tersebut disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat menerima kunjungan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Santo Darmosumarto, di Istana Gubernuran, Senin 10 Agustus 2026.

Dalam pertemuan yang membahas penguatan kerja sama Indonesia dengan negara-negara kawasan Indian Ocean Rim Association (IORA) tersebut, Gubernur menyampaikan usulan sekaligus menyatakan kesiapan Sumbar untuk menjadi tuan rumah forum internasional itu dengan mengangkat tema “One Ocean, Boundless Opportunities, Satu Samudra, Peluang Tanpa Batas.”

Menurut Mahyeldi, usulan tersebut didasarkan pada posisi strategis Sumbar yang berada di pantai barat Indonesia dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Posisi geografis itu, menurut Mahyeldi, menjadi modal penting bagi Sumbar untuk berkontribusi lebih besar dalam membangun kerja sama kawasan Samudra Hindia.

“Sumatera Barat memiliki posisi strategis di pantai barat Indonesia, berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, serta memiliki kekayaan budaya, pariwisata, ekonomi, sumber daya kelautan, dan masyarakat yang terbuka terhadap dunia,” ujar Mahyeldi.

Ia juga menegaskan, Sumbar tidak ingin forum tersebut sekadar menjadi kegiatan internasional yang diselenggarakan di daerah, tetapi menjadi momentum untuk menempatkan Sumbar sebagai bagian dari jejaring strategis kerja sama kawasan Samudra Hindia.

Karena itu, forum tersebut diharapkan dapat menjadi international platform yang mempertemukan pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, investor, akademisi, organisasi internasional, komunitas, dan masyarakat untuk membahas sekaligus membangun kerja sama konkret.

“Jika disetujui, kami akan gagas forum ini bukan sekadar konferensi, tetapi international platform yang mempertemukan berbagai pihak. Fokusnya adalah memperkuat tata kelola laut, ekonomi biru, keberlanjutan lingkungan, konektivitas dan perdagangan, serta kemitraan antardaerah dan antarnegara,” jelasnya.

Mahyeldi berharap forum tersebut mampu mendorong perubahan dari sekadar dialog menjadi aksi nyata melalui berbagai bentuk kolaborasi, seperti investasi, perdagangan, business matching, pengembangan ekonomi biru, pariwisata, pendidikan, kebudayaan, inovasi, hingga konektivitas maritim.

Selain kerja sama antarpemerintah negara, Gubernur juga mendorong agar jejaring IORA dapat diperluas hingga tingkat pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, penguatan konektivitas tersebut akan membuka peluang yang lebih besar bagi daerah untuk memperluas jejaring ekonomi dan pembangunan dengan negara-negara di kawasan Samudra Hindia.

“Kerja sama kawasan Samudra Hindia harus memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah juga perlu memiliki ruang untuk membangun jejaring dan kolaborasi secara langsung dengan berbagai daerah dan pemangku kepentingan di negara-negara kawasan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....