Melahirkan di tengah Laut, Penumpang KMP Dievakuasi ke Padang
- 08 Agt 2026 15:23 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Seorang penumpang KMP Ambu-Ambu, Berlisnda Tri Yulia Hulu, melahirkan bayi saat kapal berlayar dari Dermaga Sikakap menuju Dermaga Bungus, Padang, Sabtu, 8 Agustus 2026, dini hari. Persalinan berlangsung ketika kapal masih berada sekitar 50,5 nautical mile dari Pelabuhan Bungus, Sumatera Barat.
Kepala Kantor SAR Kelas II A Padang, Abdul Malik mengatakan pihaknya menerima laporan kondisi penumpang tersebut pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 20.08 WIB. Saat itu, KMP Ambu-Ambu berada di koordinat 01°50’24.07″S – 100°17’20.95″E dan penumpang mendapat penanganan dari perawat yang berada di atas kapal.
Abdul Malik menyampaikan proses persalinan berlangsung dengan aman dan bayi dilahirkan dalam kondisi selamat. “Pada pukul 20.41 WIB, petugas ASDP mendapat informasi dari kapten kapal bahwa survivor sudah melahirkan bayi dalam keadaan selamat,” ucapnya.
Setelah persalinan selesai kata Malik, kapten KMP Ambu-Ambu tetap melanjutkan perjalanan menuju Dermaga ASDP Bungus sambil menyiapkan penanganan medis lanjutan. Pada pukul 21.32 WIB, petugas ASDP kemudian meminta bantuan tim SAR untuk mendukung proses evakuasi penumpang dari kapal menuju ambulans.
Abdul Malik menyebutkan pihaknya mengerahkan tim rescue bersama ABK KN SAR Yudhistira sebanyak sembilan personel menuju Dermaga Bungus pada pukul 21.45 WIB. Tim tiba sekitar pukul 22.41 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mempersiapkan proses evakuasi penumpang.
"KMP Ambu-Ambu tiba dan sandar di Dermaga Bungus pada pukul 03.48 WIB, dini hari tadi, setelah melanjutkan perjalanan dari Sikakap. Pada pukul 04.25 WIB, tim telah selesai mengevakuasi survivor dan selanjutnya survivor diantar ke RS Yos Sudarso,” ujarnya.
Abdul Malik menambahkan evakuasi melibatkan Basarnas Padang, ASDP, KSOP, Distrik Navigasi, serta Rumah Sakit Yos Sudarso dengan dukungan ambulans dan peralatan medis. Setelah penumpang dibawa ke rumah sakit, seluruh unsur SAR melaksanakan debriefing dan operasi SAR kemudian diusulkan ditutup, dengan kondisi cuaca cerah berawan, angin sekitar 3 knot, serta tinggi gelombang 0,75 hingga 1 meter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....