TP PKK Padang Panjang Gelar Kajian Muslimah

  • 30 Agt 2026 19:17 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) menggelar Kajian Muslimah Spesial bersama Ustazah Aisyah Rupnidah di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre, Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan yang mengangkat tema “Membangun Keluarga Sakinah Melalui Ilmu dan Ibadah” tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Kajian diikuti ratusan muslimah dan dihadiri Wali Kota Hendri Arnis, Ketua TP-PKK Kota Ny. Maria Feronika Hendri, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sri Wahyuni, Anggota DPRD Puji Hastuti, kader PKK, organisasi muslimah, unsur pemerintah daerah, masyarakat, serta siswi dari berbagai sekolah di Padang Panjang.

Ustazah Aisyah Rupnidah dalam kajiannya membahas berbagai upaya membangun keluarga sakinah, mulai dari pentingnya ilmu dalam kehidupan berumah tangga, keteladanan dalam keluarga, hingga menjadikan ibadah sebagai fondasi dalam membangun hubungan harmonis antara suami, istri, dan anak.

Sementara itu, Wako Hendri Arnis dalam sambutannya menekankan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki landasan keagamaan yang kuat. Menurutnya, peningkatan kapasitas orang tua, khususnya dalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama, menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi penerus yang berkualitas.

“Melalui kajian seperti ini, kita berharap para muslimah semakin mendapatkan bekal ilmu dan pemahaman dalam menjalankan perannya di tengah keluarga. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang kuat pula,” kata Hendri.

Kesempatan yang saman, Ny. Maria menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan pembinaan keagamaan dan keluarga tersebut. Menurutnya, pembinaan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi membutuhkan dukungan bersama antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat.

“Dengan mengusung semangat ilmu dan ibadah, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam kehidupan keluarga. Sebab, keluarga sakinah bukan hanya dibangun dengan kasih sayang, tetapi juga dengan ilmu, keteladanan, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah SWT,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....