Pilwana Pasaman Barat Didorong Tetap Badunsanak
- 23 Agt 2026 02:59 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di Kabupaten Pasaman Barat didorong tetap mengedepankan persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga berharap proses demokrasi di tingkat nagari dapat melahirkan pemimpin definitif sekaligus menjaga hubungan kekeluargaan masyarakat.
Bupati Pasaman Barat Yulianto mengatakan perbedaan pilihan dalam Pilwana merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk merenggangkan hubungan antarwarga yang memiliki ikatan keluarga dan kekerabatan.
“Mari melaksanakan Pilwana badunsanak. Ini sangat penting,” ujar Yulianto saat memberikan arahan kepada peserta ujian seleksi sesi kedua, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Menurutnya, seluruh bakal calon Wali Nagari yang mengikuti proses seleksi merupakan bagian dari masyarakat nagari masing-masing. Siapa pun yang nantinya terpilih tetap harus dipandang sebagai bagian dari keluarga besar nagari.
Yulianto mengajak seluruh peserta dan masyarakat menerima setiap tahapan serta hasil Pilwana dengan lapang dada. Dukungan terhadap Wali Nagari terpilih juga penting diberikan agar pemerintahan nagari dapat berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
Ia menilai suasana yang aman dan kondusif menjadi modal penting dalam menjalankan pemerintahan serta pembangunan di tingkat nagari. Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul selama proses Pilwana sebaiknya diselesaikan melalui musyawarah dengan mengutamakan kepentingan bersama.
“Semangat badunsanak harus terus kita kedepankan. Setiap persoalan di tengah masyarakat harus diselesaikan dengan mengutamakan musyawarah, persatuan, dan kepentingan bersama,” ujarnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama DPRD Pasaman Barat terus mendukung pelaksanaan Pilwana agar nagari dapat segera memiliki Wali Nagari definitif. Keberadaan pemimpin definitif dinilai penting agar pemerintahan nagari memiliki mandat langsung dari masyarakat dalam menjalankan program dan pelayanan.
“Pemda Pasbar dan DPRD Pasbar mendukung untuk melakukan Pilwana ini sehingga tidak Pj lagi yang menjadi Wali Nagari, dengan tujuan pelayanan masyarakat tercapai,” kata Yulianto.
Sementara itu, seleksi bakal calon Wali Nagari dilaksanakan melalui sistem Computer Based Test (CBT) di SMK Negeri 1 Pasaman. Peninjauan dilakukan Bupati Yulianto untuk memastikan tahapan seleksi berlangsung tertib, transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Yulianto menyebut penerapan sistem CBT menjadi salah satu upaya mendukung proses seleksi yang lebih terukur. Tahapan tersebut diharapkan dapat menjaring bakal calon Wali Nagari yang memiliki kemampuan dan kesiapan untuk memimpin pemerintahan nagari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....