Padang dan Hildesheim Perbarui Sister City, Fokus Revitalisasi Batang Arau
- 08 Agt 2026 08:36 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman, memperbarui komitmen kerja sama Sister City melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) dan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan kolaborasi lima tahun ke depan. Kerja sama tersebut difokuskan pada revitalisasi Sungai Batang Arau dan pengembangan pariwisata berkelanjutan guna mendukung pembangunan kota yang ramah lingkungan dan berdaya saing.
Penandatanganan dilakukan Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer di Aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu 5 Agustus 2026. Acara tersebut turut disaksikan Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri RI Punjul Setya Nugraha, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), serta delegasi Pemerintah Kota Hildesheim.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan pembaruan kerja sama ini menjadi babak baru hubungan kedua kota yang telah terjalin sejak 1988. Menurutnya, kemitraan tersebut tidak hanya mempererat hubungan persahabatan, tetapi juga menjadi sarana mempercepat pembangunan melalui pertukaran pengalaman, inovasi, dan teknologi.
"Penandatanganan LoI dan MoU hari ini bukan sekadar seremoni diplomatik. Ini merupakan penegasan bahwa kerja sama harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Kami melihat pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau sangat relevan bagi Padang. Dukungan GIZ juga akan memperkuat alih teknologi serta implementasi program," ujar Fadly.
Dalam kerja sama tersebut, kedua pemerintah daerah menetapkan dua agenda utama untuk lima tahun mendatang. Prioritas pertama adalah revitalisasi dan restorasi ekologis Sungai Batang Arau melalui peningkatan kualitas air, rehabilitasi kawasan bantaran sungai, serta pemulihan fungsi ekologis agar menjadi kawasan yang sehat, produktif, dan bernilai ekonomi.
Prioritas kedua adalah pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan berbasis potensi alam dan budaya Minangkabau. Program ini diarahkan untuk mendorong pariwisata rendah karbon yang mampu menggerakkan perekonomian lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Wali Kota Hildesheim, Ingo Meyer, mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Padang dan berharap kemitraan yang telah berlangsung hampir empat dekade tersebut terus menghasilkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua kota. "Kami berharap kemitraan yang telah terjalin selama puluhan tahun ini dapat terus diperkuat melalui berbagai program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan," katanya.
Sementara itu, Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri RI, Punjul Setya Nugraha, menegaskan pemerintah pusat akan terus mendukung penguatan hubungan kedua kota sebagai bagian dari diplomasi daerah Indonesia. Menurutnya, kerja sama Padang dan Hildesheim berpotensi menjadi contoh kemitraan antarkota yang berhasil menghubungkan kepentingan pembangunan daerah dengan kerja sama internasional.
"Kementerian Luar Negeri siap mendukung penuh agar kerja sama ini menjadi role model kemitraan antarkota antara Indonesia dan Jerman, khususnya di bidang pembangunan kota, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, hingga kebudayaan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....