Sedayung Sampan HJK Padang Dibanjiri Sekitar 5.000 Penonton di Hari Pertama
- 07 Agt 2026 03:00 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Perlombaan Sedayung Sampan dalam rangka Hari Jadi ke-357 Kota Padang dibanjiri sekitar 5.000 penonton pada hari pertama pelaksanaan di kawasan Batang Arau, Kamis 6 Agustu 2026. Antusiasme masyarakat diperkirakan terus meningkat hingga babak final yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu.
Ketua Pelaksana Sedayung Sampan HJK ke-357 Kota Padang, Megananda, mengatakan tingginya jumlah penonton menunjukkan olahraga tradisional tersebut masih menjadi hiburan yang dinantikan masyarakat setiap tahun. Menurutnya, kehadiran tim-tim unggulan turut menjadi daya tarik bagi warga untuk datang memberikan dukungan langsung.
"Kalau antusiasme masyarakat memang sangat tinggi. Hari pertama ini kami perkirakan sekitar 5.000 penonton hadir, dan hingga hari final nanti jumlahnya bisa mencapai puluhan ribu orang," ujarnya.
Ia menjelaskan, perlombaan tahun ini mempertandingkan dua kategori, yakni kelas junior usia di bawah 18 tahun (KU-18) dan kelas terbuka Kota Padang. Kategori KU-18 untuk pertama kalinya digelar sebagai upaya mendorong regenerasi atlet dayung tradisional.
Sebanyak 13 tim mengikuti kelas junior, melebihi target awal panitia yang hanya menargetkan 10 tim. Capaian tersebut dinilai menjadi indikator tingginya minat generasi muda terhadap olahraga tradisional khas Kota Padang.
Selain pertandingan, panitia juga menyiapkan pengamanan dan tim penyelamat selama perlombaan berlangsung. Pengamanan melibatkan unsur Dinas Kesehatan Kota Padang, BPBD Kota Padang, Polsek Padang Selatan, Koramil Padang Selatan, serta sejumlah relawan.
Sementara itu, warga Pemancungan, Gandi, mengapresiasi penyelenggaraan Sedayung Sampan karena dinilai memberi dampak positif bagi kawasan Batang Arau. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menggerakkan aktivitas pelaku UMKM di sekitar lokasi.
"Dengan adanya perlombaan seperti ini, ekonomi warga ikut terbantu. Lingkungannya juga sekarang lebih bersih dibanding sebelumnya," kata Gandi.
Ia menambahkan kawasan Batang Arau kini terlihat lebih tertata setelah kapal-kapal rusak yang sebelumnya bersandar di sepanjang tepian sungai telah dipindahkan. Kondisi tersebut membuat kawasan lebih nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang menyaksikan perlombaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....