Respons Cepat, Gubernur Mahyeldi Tangani Banjir Kuranji Tuai Apresiasi Warga
- 07 Agt 2026 06:40 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Respons cepat Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dalam menangani dampak banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, mendapat apresiasi dari masyarakat. Pengerahan tiga unit alat berat untuk memperbaiki tanggul Sungai Batang Guo yang jebol dinilai mempercepat pemulihan akses jalan dan aktivitas warga.
Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Kuranji, Ardi Nansyah Putra Antoni, mengatakan, masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah dalam penanganan pascabencana. Menurutnya, langkah cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan harapan bagi warga yang terdampak banjir.
"Kami mengapresiasi langkah cepat Gubernur dan jajaran yang langsung menerjunkan alat berat ke lokasi. Musibah ini sangat besar dan sudah tiga kali terjadi di wilayah kami. Tanggul yang jebol kali ini benar-benar parah," ujarnya di Padang, Rabu 5 Agustus 2026.
Ardi menjelaskan, saat banjir melanda pada Senin lalu, sekitar pukul 12.30 WIB, sebanyak 17 warga sempat terjebak akibat derasnya arus Sungai Batang Guo yang meluap. Seluruh warga berhasil dievakuasi dengan selamat berkat respons cepat tim SAR.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Penanganan Tim SAR sangat cepat sehingga semua warga yang terjebak bisa diselamatkan," katanya.
Ia juga mengapresiasi sinergi Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kota Padang yang dinilai bergerak cepat sejak banjir terjadi hingga proses penanganan pascabencana.
"Hari ini tanggul sudah mulai diperbaiki. Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Mahyeldi dan Bapak Wali Kota Padang Fadly Amran atas perhatian serta respons cepatnya," ucap Ardi.
Menurutnya, kawasan RT 02 RW 06 merupakan daerah yang sangat rentan terdampak luapan Sungai Batang Guo. Curah hujan dengan intensitas tinggi di kawasan hulu dapat menyebabkan debit sungai meningkat dalam waktu singkat dan memicu banjir di permukiman.
"Kalau hujan sekitar 30 menit saja di hulu, air sudah meluap ke permukiman. Wilayah ini sudah masuk zona merah, sehingga setiap hujan deras kami selalu mengimbau warga untuk mengungsi demi keselamatan," ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Neli (48), salah seorang warga terdampak banjir. Ia mengaku lega setelah melihat alat berat mulai memperbaiki tanggul yang jebol sehingga jalan yang sempat terputus kini kembali dapat dilalui.
"Kami sangat terbantu. Kemarin banjirnya sangat besar dan kami khawatir dengan keselamatan keluarga. Sekarang tanggul mulai diperbaiki dan jalan sudah bisa dilewati. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Padang," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....